BANJARNEGARA, KLIKSOLONEWS.COM – Polda Jawa Tengah terus memperkuat layanan penanganan pascabencana tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah.
Selain membantu proses evakuasi dan distribusi bantuan, jajaran Polda Jateng juga mengirimkan tim trauma healing untuk mendampingi para penyintas, terutama yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana.
Kegiatan pendampingan ini dilakukan Biro SDM Polda Jateng bersama para konselor dari Polres jajaran di wilayah terdampak.
Kabag Psikologi Biro SDM Polda Jateng, AKBP Ahli Rumekso, menegaskan pemulihan mental menjadi aspek penting dalam penanganan pascabencana.
“Tim kami turun langsung ke lokasi pengungsian untuk memetakan kondisi emosi warga, mengajak berbicara, mendengarkan keluhan, hingga memberikan teknik sederhana untuk mengelola stres,” jelasnya.
Di Kabupaten Cilacap, pendampingan diberikan di MTs Pesantren Pembangunan Desa Cibeunying, RSUD Majenang, dan Balai Desa Cibeunying
Tim juga berkoordinasi dengan Kapolresta Cilacap dan Kapolsek Majenang agar bantuan psikologis dapat menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.
Selain konseling ringan, tim trauma healing juga menggelar aktivitas bermain untuk anak-anak, memberikan dukungan kepada keluarga korban, serta melakukan pemantauan emosi di pusat pengungsian maupun rumah sakit.
“Tujuan kami adalah memastikan kondisi psikologis warga tetap terpantau dan kebutuhan pemulihan bisa dirumuskan dengan tepat,” ujar salah satu anggota tim di lapangan.
Upaya serupa dilakukan di Kabupaten Banjarnegara, tepatnya di Aula Kecamatan Pandanarum dan GOR Desa Prigamba. Banyak warga masih mengalami guncangan mental karena kehilangan keluarga, rumah rusak, hingga menunggu kabar anggota keluarga yang belum ditemukan.
Melalui sesi dialog dan ruang curhat, tim membantu warga menyalurkan beban psikologis yang mereka rasakan.
“Pendampingan ini penting agar penyintas tidak mengalami tekanan mental berlebih. Kami hadir untuk menguatkan dan menemani mereka melalui masa sulit ini,” tegas salah satu petugas.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, tetapi juga kesehatan mental masyarakat. Upaya trauma healing ini diharapkan mampu mengembalikan semangat dan ketenangan warga,” ujarnya.
Dengan kehadiran tim trauma healing, Polda Jateng berharap proses pemulihan pascabencana di Cilacap dan Banjarnegara dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh.(KS01)