Sabtu, 13 Juni 2026

Menkeu Purbaya Kritik Media yang Dianggap Kurang Vokal Awasi Pemerintah

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 17 November 2025 | 08:30 WIB
Menkeu Purbaya Kritik Media yang Dianggap Kurang Vokal Awasi Pemerintah. (KlikSoloNews/dok)
Menkeu Purbaya Kritik Media yang Dianggap Kurang Vokal Awasi Pemerintah. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan kritik keras terhadap media nasional yang dinilainya semakin kurang vokal dalam menjalankan fungsi kontrol terhadap pemerintah.

Menurutnya, sikap “mingkem” atau terlalu diam dari sebagian jurnalis turut berkontribusi pada melemahnya pengawasan publik dan berdampak pada perlambatan ekonomi.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya setelah menghadiri Run For Good Journalism, sebuah ajang yang digelar Forum Pemred sebagai bentuk dukungan terhadap jurnalisme berkualitas.

Purbaya menyebut banyak jurnalis dalam beberapa tahun terakhir tidak cukup kritis dalam memberikan masukan maupun kritik konstruktif kepada pemerintah.

Ia menilai kondisi tersebut membuat media kurang berperan dalam menjaga stabilitas kebijakan serta ikut memengaruhi leseunya dinamika ekonomi.

“Saya lihat beberapa tahun ini jurnalisnya mingkem semuanya. Kurang galak, nggak pernah kasih kritik,” ujar Purbaya.

Dia menilai sikap pasif itu berkontribusi terhadap perlambatan ekonomi yang terjadi belakangan ini.

Bisnis Media yang Lesu Ikut Disoroti

Menkeu juga mengungkapkan para pemimpin redaksi (pemred) menyampaikan keluhan mengenai turunnya bisnis media dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini ia dapatkan melalui diskusi langsung dengan para pemred yang hadir di acara tersebut.

“Mereka ngeluh katanya bisnis jurnalisme sekarang lagi turun, media lagi turun,” ungkapnya.

Purbaya kemudian mengaitkan kondisi tersebut dengan minimnya kritik media terhadap pemerintah selama ini.

“Ke depan mesti kritik, kasih masukan biar kita nggak jatuh lagi ekonominya. Jadi ekonomi melambat, jurnalis juga berdosa,” tambahnya.

Meski mengkritik keras, Purbaya tetap memberikan pesan bahwa kritik yang disampaikan media harus dilakukan secara praktis, konstruktif, dan memberi pencerahan.

Menurutnya, jurnalis memiliki peran penting dalam menyeimbangkan proses demokrasi dan mendorong pemerintah mengambil keputusan yang lebih tepat.

“Kasih kritik yang baik, tetapi kasih pencerahannya juga kalau bisa,” pungkasnya.

Dengan pernyataan ini, Menkeu berharap media dapat kembali menjalankan perannya secara optimal, vokal, dan tetap profesional dalam mengawasi pemerintah sekaligus menyajikan informasi yang berimbang kepada publik.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X