Sabtu, 13 Juni 2026

MTs Negeri 7 Sragen Tantang SMP Negeri 15 Surakarta di Semifinal Hydroplus Junior Badminton Championship Antar SMP 2025

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 15 November 2025 | 22:01 WIB
MTs Negeri 7 Sragen Tantang SMP Negeri 15 Surakarta di Semifinal Hydroplus Junior Badminton Championship Antar SMP 2025. (KlikSoloNews/dok)
MTs Negeri 7 Sragen Tantang SMP Negeri 15 Surakarta di Semifinal Hydroplus Junior Badminton Championship Antar SMP 2025. (KlikSoloNews/dok)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM MTs Negeri 7 Sragen tantang SMP Negeri 15 Surakarta di Semifinal Hydroplus Junior Badminton Championship Antar SMP 2025.

Ajang Hydroplus Junior Badminton Championship Antar SMP 2025 memasuki tahap penentuan. Dari seluruh sekolah asal Kota Semarang, hanya SMP Negeri 42 Semarang yang berhasil menembus babak semifinal dan menjaga asa tuan rumah di GOR Polytron Undip.

Pada pertandingan semifinal yang akan digelar Minggu (16/11/2025) mulai pukul 10.00 WIB, SMP Negeri 42 dijadwalkan menghadapi lawan kuat dari Jawa Barat, SMP 30 Depok.

Sementara itu, semifinal lainnya mempertemukan MTs Negeri 7 Sragen melawan SMP Negeri 15 Surakarta, dua tim yang juga tampil konsisten sejak babak awal.

Sekolah yang berada di kawasan Klipang Raya, Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang ini menjadi satu-satunya wakil Tembalang yang tersisa. Rekan sekecamatan mereka, SMP Al Azhar 14, harus tersingkir lebih awal di babak 16 besar setelah kalah 0–2 dari SMP 15 Surakarta.

Perjalanan SMP 42 menuju semifinal terbilang solid. Mereka menundukkan MTs Negeri 3 Sleman dengan kemenangan bersih 2–0. Di sisi lain, calon lawan mereka, SMP 30 Depok, juga lolos dengan cara serupa setelah mengatasi perlawanan SMP Masehi.

Tidak kalah impresif, MTs Negeri 7 Sragen menyudahi perlawanan SMP 1 Ungaran dengan skor sama, 2–0. Hanya satu pertandingan yang berlangsung ketat di babak tersebut, yakni duel antara SMP 15 Surakarta dan SMP 21 Semarang, yang berakhir dengan kemenangan tipis 2–1 untuk Surakarta.

Makin Ketat Menjelang Final

Ketua Panitia, Daryadi, menggambarkan persaingan antar semifinalis sebagai yang paling ketat sejak turnamen ini dimulai.

“Ketika memasuki sistem gugur, kualitas tiap tim langsung terlihat. Mereka sudah membuktikan diri mampu mengatasi tekanan dan tampil stabil,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa materi pemain dari empat semifinalis tidak jauh berbeda, sehingga pertandingan diprediksi sulit ditebak.

Hydroplus Junior Badminton Championship 2025 diikuti 24 tim, yang dibagi menjadi delapan grup berisi masing-masing tiga sekolah. Pada fase penyisihan, seluruh tim menjalani dua pertandingan dengan memainkan tiga sektor sekaligus Tunggal Putra, Ganda Putra, dan Ganda Campuran. Sistem tersebut dirancang agar seluruh pemain bisa turun berlaga.

“Tidak ada pemain yang datang hanya untuk menjadi cadangan. Dengan tiga sektor pertandingan, setiap atlet minimal tampil dua kali,” jelas Daryadi.

Pada babak gugur, pertandingan langsung berakhir jika satu tim sudah mengunci dua kemenangan.

Dengan hanya satu wakil Semarang yang tersisa, dukungan masyarakat diperkirakan akan tertuju penuh pada SMP Negeri 42 Semarang. Para pencinta bulu tangkis usia muda berharap sang tuan rumah mampu menciptakan kejutan dan melangkah hingga ke partai puncak.

Turnamen edisi perdana ini pun semakin dinanti karena memperlihatkan potensi besar para atlet muda yang kelak menjadi generasi penerus bulu tangkis Indonesia. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X