Jumat, 12 Juni 2026

PSI Tegaskan Tidak Pernah Usulkan Duet Gibran–Jokowi di Pilpres 2029

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 27 Oktober 2025 | 10:00 WIB
PSI Tegaskan Tidak Pernah Usulkan Duet Gibran–Jokowi di Pilpres 2029. (KlikSoloNews/dok)
PSI Tegaskan Tidak Pernah Usulkan Duet Gibran–Jokowi di Pilpres 2029. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membantah kabar yang menyebut Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mengusulkan agar Gibran Rakabuming Raka dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berduet dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks dan tidak pernah disampaikan oleh Ahmad Ali dalam bentuk apa pun.

“Tidak pernah ada pernyataan itu dari Bang Ahmad Ali. Konten atau poster yang bilang beliau mengusulkan duet Mas Gibran dan Pak Jokowi adalah hoax,” kata Andy Budiman di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Andy menjelaskan bahwa hingga saat ini PSI tetap mematuhi arahan Presiden Jokowi untuk mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka selama dua periode pemerintahan ke depan.

“DPP PSI mematuhi arahan Pak Jokowi agar mendukung Pak Prabowo dan Mas Gibran dua periode,” ujarnya menegaskan.

Hoaks Disebut Merusak Demokrasi

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah akun media sosial diketahui menyebarkan poster dan narasi palsu yang mengaitkan Ahmad Ali dengan usulan duet Gibran–Jokowi di Pilpres 2029.

Menanggapi hal tersebut, Andy memastikan PSI tidak akan tinggal diam terhadap pihak-pihak yang membuat atau menyebarkan kabar bohong itu.

“PSI tidak akan segan mengambil langkah tegas terhadap penyebar hoaks. Kabar bohong adalah racun yang mengotori ruang publik dan merusak demokrasi kita,” tegasnya.

PSI pun mengimbau publik agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan memastikan setiap kabar politik bersumber dari pernyataan resmi partai. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X