Jumat, 12 Juni 2026

Tragis, Gadis Asal Wonogiri Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Kos Solo

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Tragis, Gadis Asal Wonogiri Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Kos Solo (Kliksolonews/dok. Istimewa)
Tragis, Gadis Asal Wonogiri Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Kos Solo (Kliksolonews/dok. Istimewa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Warga Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, digemparkan dengan penemuan seorang gadis berusia 17 tahun yang ditemukan meninggal dunia di kamar mandi sebuah indekos pada Jumat (17/10/2025) pagi. Korban diketahui berinisial W, asal Tirtomoyo, Wonogiri, dan merupakan siswi yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kota Solo.


Kapolsek Banjarsari, AKBP Parjono, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban ditemukan oleh teman-temannya sekitar pukul 09.45 WIB dalam kondisi gantung diri di kamar mandi.


“Korban menginap di salah satu kamar indekos bersama dua temannya. Mereka bertiga berada di Solo untuk melaksanakan kegiatan PKL,” ujar AKBP Parjono dalam keterangan tertulis, Jumat (17/10/2025).


Dari hasil keterangan saksi, malam sebelumnya (Kamis, 16/10/2025), korban dan kedua temannya sempat berbincang hingga larut malam dengan topik seputar hubungan asmara. Setelah itu, mereka pun beristirahat.


Keesokan paginya sekitar pukul 05.30 WIB, kedua teman korban sempat mendengar W masuk ke kamar mandi dan menyalakan keran air. Karena tidak menaruh curiga, keduanya kembali tidur. Namun, hingga pukul 08.20 WIB, korban belum juga keluar dari kamar mandi.


“Kedua temannya mencoba memanggil korban, tapi tidak ada respons. Saat pintu tak bisa dibuka karena terkunci, mereka mengintip lewat ventilasi bawah dan melihat kaki korban dalam posisi tergantung,” jelas Kapolsek.


Ketiganya pun segera meminta pertolongan warga sekitar sebelum akhirnya melapor ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Banjarsari yang tiba di lokasi sekitar pukul 09.45 WIB langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Dr. Moewardi untuk pemeriksaan lebih lanjut.


“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidupnya karena permasalahan asmara,” terang AKBP Parjono.


Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di RSUD Dr. Moewardi untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses pemulangan ke Wonogiri.


Polsek Banjarsari mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi psikologis remaja di lingkungan sekitar, terutama yang tinggal jauh dari keluarga.


“Kami turut berduka cita. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan peristiwa ini menjadi pembelajaran agar kita lebih peduli terhadap sesama,” pungkas AKBP Parjono. (KS1)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X