Sabtu, 13 Juni 2026

Bantuan Rumah Apung Rampung, Warga Timbulsloko Demak Akhirnya Bisa Menabung dan Hidup Layak

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 7 Oktober 2025 | 18:16 WIB
Bantuan Rumah Apung Rampung, Warga Timbulsloko Demak Akhirnya Bisa Menabung dan Hidup Layak. (KlikSoloNews/dok)
Bantuan Rumah Apung Rampung, Warga Timbulsloko Demak Akhirnya Bisa Menabung dan Hidup Layak. (KlikSoloNews/dok)

DEMAK, KLIKSOLONEWS.COM — Warga Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, akhirnya bisa bernapas lega setelah bantuan rumah apung dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah rampung dibangun.

Selama bertahun-tahun hidup di tengah genangan air rob dan pasang laut, kini mereka bisa menikmati rumah yang layak dan aman dari banjir.

Salah satunya adalah Muslim (50), seorang warga setempat yang mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. Selama lebih dari 10 tahun, ia dan keluarganya hidup dalam kepungan air pasang yang setiap tahun semakin tinggi.

“Alhamdulillah, bantuan rumah apung dari Pak Gubernur Ahmad Luthfi sudah selesai dan bisa ditempati,” ujarnya dengan wajah sumringah saat ditemui di rumah barunya, Senin (6/10/2025).

Pendapatan Muslim sebagai pencari kerang sebelumnya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, sementara sebagian besar uangnya habis untuk meninggikan rumah lama yang terus terendam air rob.

Kini, setelah menempati rumah apung, ia bisa mengalokasikan penghasilannya untuk hal lain yang lebih bermanfaat.

“Sekarang bisa menabung dan juga membiayai sekolah anak. Dulu uangnya habis buat renovasi rumah yang tiap tahun tenggelam lagi,” tuturnya.

Hal serupa dirasakan Romani, warga lain penerima bantuan rumah apung. Rumah barunya kini jauh lebih nyaman dan layak huni, dilengkapi ruang tamu serta dua kamar tidur.

“Kalau rumah yang lama sudah separuh kena rob, jadi harus menunduk kalau di dalam rumah. Sekarang lebih nyaman, anak-anak juga bisa belajar dengan tenang,” ungkapnya.

Romani yang tinggal bersama istri dan dua anaknya kini merasa kehidupannya jauh lebih baik.
“Sekarang bisa menabung dan lebih semangat kerja. Saya ingin anak-anak saya bisa sukses, jangan sampai susah seperti orang tuanya,” ucapnya penuh harap.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan, menyampaikan bahwa tahap pertama pembangunan rumah apung di Desa Timbulsloko telah rampung dengan total tiga unit rumah apung.

“Untuk penanganan dampak banjir rob di Sayung, dilakukan dua pendekatan yaitu pembangunan rumah apung dan relokasi. Rumah apung ada tiga unit dan relokasi juga tiga unit,” jelasnya.

Boedyo menambahkan, bantuan akan terus berlanjut bagi warga terdampak lainnya. Dari total 111 kepala keluarga, sebanyak 17 warga sudah tercatat sebagai penerima tahap berikutnya.

“Harapan kami semua warga yang layak bisa mendapatkan bantuan, tentu melalui komunikasi dan koordinasi bersama para penerima dan stakeholder terkait,” terangnya.

Program rumah apung ini menjadi bagian dari program prioritas Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin dalam penataan permukiman layak huni dan tangguh terhadap bencana rob.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, kami terus berkolaborasi agar warga Sayung bisa mendapatkan solusi nyata terhadap dampak rob, terutama dalam sektor perumahan,” ujarnya.

Boedyo menegaskan, bantuan rumah apung tidak hanya sebatas tempat tinggal, tetapi juga upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

“Dengan rumah apung, warga bisa hidup lebih sehat, anak-anak bisa belajar dengan baik, dan lingkungan jadi lebih tertata,” tandasnya.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X