Jumat, 12 Juni 2026

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Desa lewat Program Speling

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 3 Oktober 2025 | 08:30 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Desa lewat Program Speling. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Desa lewat Program Speling. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

BREBES, KLIKSOLONEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya untuk memperluas akses kesehatan masyarakat desa melalui program Spesialis Keliling (Speling).

Saat meninjau kegiatan Speling di Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Kamis (2/10/2025), ia menekankan bahwa layanan kesehatan gratis ini tidak hanya sekadar mendatangkan dokter spesialis ke desa, tetapi juga berfungsi sebagai pemetaan dan pemerataan layanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, sudah hampir 560 desa mendapat manfaat program Speling. Dokter spesialis dari rumah sakit pemerintah hingga swasta diturunkan langsung ke pelosok agar warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh menuju rumah sakit.

“Dengan adanya Speling, masyarakat desa kecil bisa menikmati layanan kesehatan gratis. Ini juga menjadi bagian dari roadmap kesehatan Jawa Tengah,” ujar Luthfi.

Program ini terbukti membantu deteksi dini berbagai penyakit, mulai dari TBC, stunting, hingga penyakit degeneratif. Hasil pemeriksaan akan ditindaklanjuti melalui Puskesmas setempat.

Di Brebes, kegiatan Speling diikuti lebih dari 100 pasien. Layanan meliputi spesialis anak, penyakit dalam, hingga kandungan. Beberapa kasus yang ditemukan antara lain epilepsi, obesitas, hipertensi, diabetes, dan kontak erat TBC.

Pasangan muda, Dila dan Andis, merasa terbantu karena anak mereka bisa langsung diperiksa dokter spesialis tanpa harus ke rumah sakit.

Hal serupa disampaikan Yayan, warga yang biasanya harus menempuh perjalanan 1,5 jam ke Bumiayu untuk kontrol kesehatan ibunya.

Gerakan Pangan Murah

Selain layanan kesehatan, pemerintah juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Brebes. Berbagai komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, bawang, dan cabai disalurkan dengan harga terjangkau. Nilai subsidi pangan yang digelontorkan mencapai Rp55,2 juta.

Pemprov juga menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) berupa 1 ton beras untuk 100 kepala keluarga serta bantuan modal Rp20 juta bagi kelompok usaha produktif di Salem.

Ahmad Luthfi menekankan bahwa pembangunan kesehatan dan ketersediaan pangan adalah fondasi penting kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

“Kesehatan dan pangan adalah prioritas utama. Dengan Speling dan GPM, kami ingin memastikan masyarakat desa mendapatkan akses yang adil dan merata,” tandasnya.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X