Jumat, 12 Juni 2026

Hanya Satu dari 17 Dapur MBG di Solo Miliki Sertifikat Higienis, Pemkot Surakarta Desak Percepatan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 1 Oktober 2025 | 14:03 WIB
Hanya Satu dari 17 Dapur MBG di Solo Miliki Sertifikat Higienis, Pemkot Surakarta Desak Percepatan. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)
Hanya Satu dari 17 Dapur MBG di Solo Miliki Sertifikat Higienis, Pemkot Surakarta Desak Percepatan. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mengingatkan seluruh pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk segera mengurus Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS).

Dari total 17 dapur penyedia makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Solo, baru satu lokasi yang tercatat mengantongi sertifikat tersebut.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyampaikan evaluasi dilakukan oleh Satgas Khusus bentukan Pemkot Surakarta bersama Polresta Surakarta dan Kodim 0735 Surakarta. Langkah itu dilakukan untuk memastikan keamanan pangan di tengah meningkatnya kasus keracunan makanan di sejumlah daerah.

“Di Solo, program MBG masih aman dan tidak ada laporan kasus keracunan. Tapi kami tidak ingin lengah. Target kami adalah Zero Accident,” tegas Respati, Rabu 1 Oktober 2025.

Respati menekankan, kelengkapan SLHS menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi seluruh dapur penyedia makanan MBG. Pemerintah bahkan memberikan kemudahan agar proses pengajuan bisa segera selesai tanpa biaya.

“Semua dapur MBG wajib punya SLHS. Gratis, cukup penuhi persyaratannya dan ajukan melalui DPMPTSP Solo. Prosesnya kami percepat,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot juga melibatkan pihak kepolisian, TNI, hingga orang tua penerima manfaat untuk melakukan pengawasan langsung ke dapur SPPG.

Koordinator SPPG Kota Surakarta, Priyo Widyastoko, menegaskan SLHS adalah syarat penting untuk menjamin makanan yang disajikan benar-benar aman dan sehat.

“Dari 17 dapur SPPG, baru SPPG Purwodiningratan di Jebres yang sudah memenuhi standar. Enam belas lainnya diberi waktu satu bulan untuk segera melengkapi dokumen SLHS,” ungkap Priyo.

Pemkot Surakarta berkomitmen memperketat pengawasan dapur MBG demi menjamin kualitas gizi anak sekolah. Dengan adanya SLHS, standar higienitas dan sanitasi dapur bisa lebih terukur sehingga meminimalisasi risiko terjadinya keracunan makanan di kemudian hari.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X