Jumat, 12 Juni 2026

Pemuda Karanganyar Mengamuk Bawa Sajam di Banjarsari, Tim Sparta Bertindak Cepat

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 27 September 2025 | 15:10 WIB
Pemuda Karanganyar Mengamuk Bawa Sajam di Banjarsari, Tim Sparta Bertindak Cepat. (KlikSoloNews/dok)
Pemuda Karanganyar Mengamuk Bawa Sajam di Banjarsari, Tim Sparta Bertindak Cepat. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Suasana tenang warga di kawasan Sumber Tapen, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, mendadak mencekam pada Sabtu 27 September 2025, dini hari.

Seorang pemuda bernama Ananda Putra Setiawan (20), warga Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, mengamuk sambil membawa senjata tajam dan mengancam keselamatan warga.

Salah satu yang menjadi sasaran ancaman adalah Wahyu Pambudi (26), warga setempat. Peristiwa itu terjadi di depan rumah korban, tepatnya di RT 03 RW 04. Beruntung, kepanikan warga segera diatasi setelah Tim Sparta 5.1 Sat Samapta Polresta Surakarta datang ke lokasi dan mengamankan pelaku.

Komandan Regu (Danru) Tim Sparta, Aipda Wagimin, menjelaskan pihaknya langsung bertindak setelah menerima laporan masyarakat.

“Kami mendapat laporan ada pemuda membuat keributan sambil membawa senjata tajam. Informasi masuk bahwa pelaku sudah menimbulkan keresahan dan membahayakan warga,” tegasnya.

Saat tiba di lokasi, polisi mendapati pelaku sudah lebih dulu diamankan warga. Petugas segera mengambil alih untuk mencegah situasi semakin berbahaya.

Barang Bukti Sajam Hilang

Meski berhasil diamankan, polisi tidak menemukan senjata tajam yang digunakan. Diduga, pelaku sempat membuangnya sebelum polisi tiba.

“Barang bukti sudah tidak ada di tangan pelaku. Dari keterangan sejumlah warga, senjata itu memang digunakan untuk mengancam korban, namun sempat dibuang,” jelas Wagimin.

Pelaku kemudian digelandang ke Mako Polresta Surakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif pelaku sekaligus mencari barang bukti yang digunakan.

Menurut Wagimin, pelaku diduga kuat berada dalam pengaruh minuman keras dan obat-obatan saat berulah.

“Informasi dari warga, pelaku dalam kondisi mabuk minuman keras dan menggunakan obat-obatan. Itulah yang memicu emosinya tak terkendali hingga membuat keributan sambil membawa sajam,” paparnya.

Wagimin turut mengapresiasi warga yang sigap melapor sekaligus membantu mengamankan pelaku.

“Ini bentuk kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian. Kami minta masyarakat jangan takut melapor bila ada kejadian serupa. Laporan cepat sangat membantu kami merespons,” pungkasnya. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X