Sabtu, 13 Juni 2026

Sepekan Buron, Sopir Bank Jateng Gasak Rp10 Miliar Ditangkap di Gunungkidul

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 8 September 2025 | 13:14 WIB
Sepekan Buron, Sopir Bank Jateng Gasak Rp10 Miliar Ditangkap di Gunungkidul. (KlikSoloNews/Adhirajasa)
Sepekan Buron, Sopir Bank Jateng Gasak Rp10 Miliar Ditangkap di Gunungkidul. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pelarian sopir Bank Jateng Cabang Wonogiri berinisial AT akhirnya terhenti.

Setelah sepekan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), pelaku yang membawa kabur uang senilai Rp10 miliar itu ditangkap jajaran Polresta Surakarta di wilayah Panggang, Gunungkidul Selatan, Senin 8 September 2025,  dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, membenarkan keberhasilan penangkapan tersebut.

“Alhamdulillah, tim kami berhasil mengamankan pelaku utama di daerah Tanggeng, Gunungkidul Selatan. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 04.00 pagi,” ungkapnya.

Catur menjelaskan, saat ini tim kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan penggeledahan dan melengkapi barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Untuk sementara baru satu orang yang berhasil diamankan. Tim masih menelusuri apa saja yang berkaitan dengan yang bersangkutan,” katanya.

Meski belum merinci barang bukti yang diamankan, Kapolresta menegaskan bahwa pelaku berikut sejumlah barang terkait sudah berada dalam pengamanan Polresta Surakarta.

“Rincian barang bukti akan kami sampaikan setelah pemeriksaan lanjutan,” tegasnya.

Kasus ini mencuat sejak Senin 1 September 2025,  ketika AT membawa kabur Rp10 miliar usai melakukan penarikan dari Bank Indonesia (BI) Solo dan Bank Jateng Cabang Solo. Uang tersebut seharusnya disetorkan ke kantor Bank Jateng Wonogiri.

Pelaku sempat meninggalkan mobil dinas Toyota Avanza hitam yang digunakan untuk mengangkut uang di kawasan Colomadu, Karanganyar. Namun, ia berhasil kabur dan menjadi buronan selama sepekan sebelum akhirnya berhasil ditangkap.

Kapolresta memastikan pemeriksaan intensif segera dilakukan untuk mengungkap lebih jauh motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Saat ini fokus kami pada pemeriksaan terhadap pelaku. Untuk perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Kasus penggelapan dana Rp10 miliar oleh sopir bank ini menjadi salah satu kasus kejahatan perbankan yang paling menyita perhatian publik di Jawa Tengah sepanjang 2025. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X