Jumat, 12 Juni 2026

Wali Kota Respati Ardi Cabut Status Siaga Darurat, Solo Masuki Masa Transisi Bencana Sosial

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Minggu, 7 September 2025 | 13:30 WIB
Wali Kota Respati Ardi Cabut Status Siaga Darurat, Solo Masuki Masa Transisi Bencana Sosial. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)
Wali Kota Respati Ardi Cabut Status Siaga Darurat, Solo Masuki Masa Transisi Bencana Sosial. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COMWali Kota Surakarta, Respati Ardi, resmi mencabut status Siaga Darurat Bencana Sosial yang diberlakukan sejak 30 Agustus 2025 pascagelombang demonstrasi berujung ricuh di beberapa titik Kota Solo.

Terhitung mulai 6–13 September 2025, Solo kini memasuki fase Transisi Darurat Bencana Sosial. Keputusan pencabutan status siaga darurat tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Surakarta Nomor 300.2/346 Tahun 2025 tentang Penetapan Status Transisi Darurat Ke Pemulihan Penanganan Bencana Sosial Di Kota Surakarta Tahun 2025. Ditetapkan di Surakarta pada tanggal 6 September 2025.

Respati mengungkapkan rasa syukur atas situasi Solo yang berangsur pulih setelah aksi solidaritas untuk driver ojek online dan penyampaian aspirasi ke DPRD Surakarta.

“Alhamdulillah, ini masa transisi atau pemulihan. Saya berterima kasih kepada TNI, Polri, Linmas dan seluruh pihak yang menjaga kondusifitas kota. Terutama warga Solo yang mendukung Gerakan Warga Solo (GWS) untuk saling menjaga sesama,” ujarnya, Sabtu 6 September 2025.

Aktivitas Warga Kembali Normal

Respati memastikan bahwa kondisi Solo sudah kondusif. Beberapa agenda berskala nasional dan internasional tetap berjalan lancar, di antaranya Solo International Performing Arts (SIPA) 2025 dan Festival Payung Nusantara.

Ia menekankan kericuhan akhir Agustus tidak akan menghambat pembangunan kota. “Kita harus cepat move on. Solo adalah kota layak investasi, pusat pariwisata, budaya, dan destinasi olahraga. Semua harus terus kita genjot,” tegasnya.

Selain itu, Respati menyambut baik penyelenggaraan berbagai event di Kota Solo. Pemkot akan memberikan kemudahan perizinan serta memperluas zona olahraga di kawasan Stadion Manahan mulai 7 September 2025.

“Manahan akan terbuka lebih luas untuk warga Solo. Ini ruang bersama untuk olahraga, rekreasi, dan mempererat kebersamaan,” tandasnya.

Dengan perubahan status ini, Solo memasuki masa pemulihan sosial dengan harapan seluruh elemen masyarakat dapat menjaga sinergi demi terciptanya kota yang aman, nyaman, dan maju. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X