Jumat, 12 Juni 2026

Pesona Mercedes-Benz Pagoda, Diburu Kolektor karena Istimewa

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 4 September 2025 | 16:00 WIB
Pesona Mercedes-Benz Pagoda, Diburu Kolektor karena Istimewa. (KlikSoloNews/dok)
Pesona Mercedes-Benz Pagoda, Diburu Kolektor karena Istimewa. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Mercedes-Benz 230 SL Pagoda adalah salah satu mobil sport dua pintu paling ikonis dari era 1960-an. Julukan “Pagoda” melekat karena desain atap kerasnya yang cekung menyerupai kuil Asia.

Hingga kini, mobil ini tetap menjadi incaran kolektor karena pesona klasik, desain elegan, dan performa mumpuni.

Pada ajang Monterey Car Week, California (8–17 Agustus 2025), sebuah unit Mercedes-Benz 230 SL Pagoda berhasil terjual lewat rumah lelang RM Sotheby’s senilai 201.600 dolar AS atau sekitar Rp3,3 miliar.

Namun, di Indonesia, kisah lain dari model sejenis justru mencuri perhatian. Satu unit Mercedes-Benz 280 SL Pagoda kini menjadi barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB.

Mobil klasik itu sebelumnya milik Ilham Akbar Habibie, putra Presiden ke-3 RI BJ Habibie, dan dibeli oleh mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 2021 dengan harga Rp2,6 miliar melalui skema cicilan. Namun, hingga kini baru separuh pembayaran yang dilakukan, yakni Rp1,3 miliar.

Mahkota Kolektor: Mengapa “Pagoda” Begitu Diburu?

Mercedes-Benz seri W113 (230 SL, 250 SL, dan 280 SL) dirancang oleh desainer legendaris Paul Bracq. Ciri khas utama mobil ini adalah hardtop cekung yang menyerupai arsitektur Pagoda di Asia, sehingga melahirkan julukan ikoniknya.

Bagi para kolektor, daya tarik Pagoda tak pernah luntur. Kelangkaan, desain timeless, serta nilai historis menjadikan harganya terus melambung di pasar lelang internasional.

Spesifikasi dan performa Mercedes-Benz 280 SL Pagoda. Model 280 SL Pagoda yang diproduksi antara 1967–1971 merupakan varian tertinggi dari seri W113. Ditenagai mesin 2.8 liter 6-silinder segaris (Inline-6), mobil ini mampu menghasilkan tenaga 180 hp pada 5.800 rpm dan torsi 255 Nm pada 4.000 rpm.

Dengan bekal tersebut, mobil ini dapat berakselerasi dari 0–100 km/jam hanya dalam 8 detik dan meraih kecepatan puncak 210 km/jam – performa yang sangat impresif untuk era 1960-an dan masih dihargai hingga kini.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X