Sabtu, 13 Juni 2026

China Pamer Kekuatan Militer Canggih saat Parade Militer, Barat Mulai Ketar-ketir

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 4 September 2025 | 17:30 WIB
China Pamer Kekuatan Militer Canggih saat Parade Militer, Barat Mulai Ketar-ketir. (KlikSoloNews/dok)
China Pamer Kekuatan Militer Canggih saat Parade Militer, Barat Mulai Ketar-ketir. (KlikSoloNews/dok)

BEIJING, KLIKSOLONEWS.COM – Parade militer terbaru yang digelar China menjadi ajang unjuk kekuatan sekaligus pameran persenjataan canggih yang mengejutkan dunia.

Acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga pesan tegas dari Presiden Xi Jinping tentang visi tatanan dunia baru dengan China sebagai pemimpin global.

Dalam parade tersebut, perhatian publik tertuju pada rudal balistik antarbenua (ICBM) DF-61 yang disebut-sebut mampu menjangkau ribuan kilometer. Senjata ini digadang-gadang menjadi salah satu kartu truf Beijing dalam memperkuat posisi strategisnya di kawasan dan dunia.

Menurut analis, yang lebih penting dari sekadar pamer senjata adalah bukti bahwa China memiliki kapasitas industri besar untuk mendukung ambisinya.

Jika persenjataan baru ini benar-benar sudah dikerahkan secara luas oleh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), hal itu bisa menjadi tantangan serius bagi negara mana pun yang mencoba melemahkan operasi militer Beijing.

Hal ini mengingatkan pada strategi Amerika Serikat saat Perang Dunia II, ketika kapasitas industrinya menjadi kunci kemenangan atas Blok Poros.

Namun, kondisi berbeda kini terlihat: sementara AS kesulitan menjaga kapasitas produksinya, China justru mampu mencetak senjata dalam jumlah masif dengan teknologi mutakhir.

Malcolm Davis, analis senior strategi pertahanan di Australian Strategic Policy Institute, menegaskan parade ini menunjukkan kecepatan perkembangan militer Beijing.

“China menunjukkan kemampuan untuk mengembangkan persenjataan canggih secara mandiri, mengoperasikannya, dan melakukannya jauh lebih cepat dibanding negara-negara Barat,” jelas Davis.

Dengan kecepatan inovasi dan kapasitas produksi yang terus meningkat, Beijing dinilai semakin percaya diri dalam menantang dominasi militer Barat, sekaligus mempertegas ambisi Xi Jinping untuk menata ulang tatanan dunia di abad ke-21.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X