Jumat, 12 Juni 2026

UGM Serukan Seruan Moral di Tengah Meningkatnya Aksi Massa

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 1 September 2025 | 15:30 WIB
UGM Serukan Seruan Moral di Tengah Meningkatnya Aksi Massa. (KlikSoloNews/dok)
UGM Serukan Seruan Moral di Tengah Meningkatnya Aksi Massa. (KlikSoloNews/dok)

YOGYAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Universitas Gadjah Mada (UGM) menyampaikan seruan moral bagi bangsa di tengah meningkatnya eskalasi aksi massa di berbagai daerah.

Pernyataan itu dibacakan langsung Rektor UGM, Prof Ova Emilia, di Balairung UGM, Minggu 31 Agustus 2025, sebagai bentuk kepedulian sivitas akademika terhadap kondisi bangsa yang dinilai semakin memprihatinkan.

Prof Ova menegaskan, UGM turut berduka atas jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka dalam rangkaian demonstrasi yang marak terjadi.

“Kami menyampaikan duka yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam rangkaian aksi massa, dan mengimbau semua pihak untuk menghentikan tindakan kekerasan dan anarkisme demi menjaga nilai kemanusiaan dan kemartabatan,” ujarnya.

Dalam seruan moralnya, UGM menegaskan dukungan terhadap gerakan damai masyarakat yang menuntut pemerintah melakukan perbaikan menyeluruh, terutama pada sektor penegakan hukum, pemulihan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

UGM juga mengingatkan pemerintah dan DPR untuk mengevaluasi sekaligus membatalkan kebijakan yang dinilai tidak adil, memperlebar kesenjangan sosial, melemahkan demokrasi, serta hanya menguntungkan kelompok elit politik maupun oligarki.

“UGM mengingatkan Pemerintah dan DPR agar membatalkan kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak pada keadilan dan mengancam keberlangsungan demokrasi,” tegas Ova.

Pesan untuk Mahasiswa dan Aparat

Selain itu, Rektor UGM mendorong mahasiswa agar tetap menunjukkan kepedulian terhadap kondisi bangsa dengan cara konstruktif serta penuh kehati-hatian dalam bertindak.

Bagi aparat penegak hukum, Ova menekankan pentingnya sikap responsif dan akuntabel dalam menghadapi dinamika yang terjadi.

“Kami mengimbau penyelenggara negara dan pihak berwenang untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara saksama agar korban tidak lagi berjatuhan dan ketertiban serta keamanan masyarakat segera pulih,” pungkasnya.

Dengan pernyataan ini, UGM menegaskan posisi moralnya sebagai kampus kebangsaan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, keadilan, serta demokrasi di tengah krisis politik nasional.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X