Jumat, 12 Juni 2026

Pasca-demo Ricuh di Solo, Pemkot Surakarta Tetapkan Status Tanggap Darurat 7 Hari

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Minggu, 31 Agustus 2025 | 08:31 WIB
Pasca-demo Ricuh di Solo, Pemkot Surakarta Tetapkan Status Tanggap Darurat 7 Hari. (KlikSoloNews/dok)
Pasca-demo Ricuh di Solo, Pemkot Surakarta Tetapkan Status Tanggap Darurat 7 Hari. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM –  Pemkot Surakarta resmi menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari, terhitung mulai Sabtu (30/8) hingga Jumat (5/9/2025).

Langkah ini diambil setelah aksi demo ricuh di Solo yang berujung pada pembakaran Gedung DPRD Solo serta kerusakan sejumlah fasilitas umum pada Jumat 29 Agustus 2025.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan penetapan status tanggap darurat ini perlu dilakukan mengingat banyaknya kerusakan yang ditimbulkan.

“Karena pertimbangan banyak hal, kami tetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari ke depan, setelah aksi demo Jumat kemarin,” ujar Respati, Sabtu 30 Agustus 2025.

Respati menunjuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo sebagai koordinator dalam penanganan situasi tanggap darurat.

Pemkot Surakarta juga melibatkan perangkat daerah, kelompok masyarakat, serta unsur RT dan RW untuk membantu pengawasan wilayah.

Berbagai langkah preventif disiapkan, mulai dari konsolidasi ambulans, penyediaan logistik makanan, hingga dukungan keamanan. Respati menegaskan bahwa status ini tidak perlu membuat warga khawatir.

“Keadaannya baik-baik saja, status darurat ini ditetapkan hanya untuk keperluan administrasi. Warga tidak perlu takut atau salah persepsi,” jelasnya.

Imbauan untuk Warga dan Orang Tua

Dalam pernyataannya, Wali Kota juga menyebut bahwa sebagian besar peserta aksi ricuh bukan warga Solo, melainkan pendatang. Bahkan, mayoritas pelaku kericuhan diketahui masih berstatus pelajar SMA.

“Dari rapat tadi pagi, kita ketahui mayoritas besar pendemo bukan warga Solo. Maka kami meminta orang tua lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak ikut aksi yang berujung anarkis,” tegasnya.

Pemkot Solo berharap dengan adanya status tanggap darurat ini, penanganan kerusakan pasca demo bisa berjalan cepat sekaligus mencegah potensi kericuhan susulan. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X