Jumat, 12 Juni 2026

Mulai 26 Agustus Jalan Kol Sugiyono Solo Satu Arah hingga 26 September 2025, Ini Jalur Alternatifnya

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:17 WIB
Mulai 26 Agustus Jalan Kol Sugiyono Solo Satu Arah hingga 26 September 2025, Ini Jalur Alternatifnya.(KlikSoloNews/dok Dishub Solo)
Mulai 26 Agustus Jalan Kol Sugiyono Solo Satu Arah hingga 26 September 2025, Ini Jalur Alternatifnya.(KlikSoloNews/dok Dishub Solo)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo resmi memberlakukan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) di Simpang Joglo, Banjarsari, Solo, tepatnya di Jl Kolonel Sugiyono.

Kebijakan berupa jalur satu arah ke selatan ini berlaku selama satu bulan penuh, mulai Selasa 26 Agustus 2025 hingga Jumat 26 September 2025.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pembangunan kolam retensi Simpang Joglo yang kini memasuki tahap pemasangan box culvert atau beton bertulang pracetak di bawah tanah.

Kasi MRLL Dishub Solo, Mudo Prayitno, menjelaskan jalur satu arah berlaku untuk kendaraan dari arah utara menuju selatan, dimulai dari Bundaran Joglo hingga simpang Jl Kawi.

Sementara itu, kendaraan dari arah selatan menuju utara dialihkan melalui Jl Kawi menuju Jl Sumpah Pemuda, atau Jl Kapten Piere Tendean.

“MRLL ini perlu dilakukan karena dalam proses pembangunan kolam retensi harus memakan separuh badan jalan. Selain itu juga membutuhkan penggunaan alat berat,” jelas Mudo, Selasa 26 Agustus 2025.

Antisipasi Kemacetan di Jalur Alternatif

Dishub Solo memprediksi adanya peningkatan volume kendaraan di jalur alternatif, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Solo guna mengerahkan personel pengatur lalu lintas.

-
Mulai 26 Agustus Jalan Kol Sugiyono Solo Satu Arah hingga 26 September 2025, Ini Jalur Alternatifnya.(KlikSoloNews/dok Dishub Solo)

Selain itu, Dishub juga memasang rambu-rambu dan menempatkan flagman di sejumlah titik untuk membantu kelancaran arus kendaraan.

“Kami mengimbau pengendara untuk tetap mematuhi aturan meski bersifat sementara. Jika proses pembangunan lebih cepat selesai, maka MRLL ini juga akan dihentikan lebih awal,” tambah Mudo.

Sebelumnya diberitakan, kolam retensi Simpang Joglo menelan biaya sekitar Rp20 miliar dan ditargetkan rampung pada November 2025.

Dengan ukuran 35 meter x 40 meter dan kedalaman 3 meter, kolam ini diproyeksikan mampu menampung hingga 3.600 meter kubik air, sehingga diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di kawasan sekitarnya.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X