JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Keputusan Denny Sumargo atau Densu menghadirkan Sintiya Cilla dalam konten terbarunya kembali menjadi sorotan publik.
Sintiya mengaku memiliki anak dari hubungan di luar nikah dengan DJ Panda dan meminta bantuan Densu setelah semua akses komunikasinya diblokir oleh pihak Panda.
Lewat unggahan Instagram Story pada Selasa (26/8/2025), Densu menjelaskan alasan mengapa dirinya tetap memberi ruang bagi Sintiya untuk berbicara. Menurutnya, kondisi Sintiya saat datang sudah sangat terpuruk.
“Waktu wanita itu datang, tubuhnya layu dan wajahnya sudah tidak ada harapan hidup,” ungkap Densu.
Ia menambahkan, dirinya tidak tahu apakah Sintiya berkata jujur atau berbohong. Namun yang ia lihat, ada seorang ibu dengan bayi yang membutuhkan pertolongan.
Densu turut menyinggung keadaan bayi yang disebut sebagai anak dari DJ Panda tersebut. Menurutnya, kondisi sang bayi cukup memprihatinkan.
“Anaknya saya suruh titip sama suster saya supaya dirawat dulu. Suster saya bilang bagian selangkangan anaknya penuh luka karena iritasi. Kedinginan dan tenggorokannya banyak dahak, di tas ibunya bahkan selimut bayi saja tidak ada, yang ada hanya cessa roll on,” bebernya.
Melihat hal itu, Densu merasa iba. Ia menegaskan meski orang tuanya mungkin bersalah, bayi tersebut tidak pantas menanggung penderitaan.
“Dua-duanya salah, tapi bayi itu tidak salah. Pelajaran untuk semua wanita, jaga diri kalian baik-baik dari pergaulan bebas. Kalau ayah dari bayi ini tidak mau tanggung jawab, siapapun nanti ayahnya, saya yang akan bantu anak itu supaya sehat kembali,” tegasnya.
Alasan Densu Beri Ruang Bicara
Dalam penjelasan panjangnya, Densu mengungkap bahwa dirinya sempat mencoba menengahi persoalan tersebut secara pribadi dengan keluarga Panda. Namun upayanya tidak berhasil.
“Sekitar satu minggu yang lalu cewek ini hubungi saya, bilang komunikasinya di-block. Saya coba hubungi keluarga Panda, termasuk ayah, ibu, dan Panda sendiri. Mereka bilang cewek ini hanya cewek bayaran short time yang dibayar Rp1,5–2 juta. Jadi mereka merasa tidak perlu tes DNA,” kata Densu.
Namun Sintiya menolak disebut wanita bayaran dan menunjukkan bukti kepada Densu. Meski demikian, pihak Panda tetap bersikeras tidak mau melakukan tes DNA.
“Kalau memang bukan anaknya, tinggal tes DNA. Dan itu harusnya bisa diselesaikan di ranah pribadi. Tapi karena aksesnya di-block, cewek itu minta bicara di tempat saya. Kalau nggak, dia akan ke tempat lain dan saya malah dituding membela Panda,” jelasnya.
Densu menegaskan dirinya tidak membela Panda maupun Sintiya. Ia hanya ingin persoalan itu selesai secara adil, terutama karena ada anak kecil yang harus diperjuangkan haknya.
“Saya di sini tidak membela Panda atau cewek itu. Dua-duanya salah. Tapi anak itu harus diperhatikan,” pungkasnya. (KS01)