Sabtu, 13 Juni 2026

WNI di Jepang Bentangkan Spanduk Bonek Japan di Jembatan Wisata, Tuai Pro Kontra

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 21 Agustus 2025 | 12:30 WIB
WNI di Jepang Bentangkan Spanduk Bonek Japan di Jembatan Wisata, Tuai Pro Kontra, (KlikSoloNews/dok Instagram unboxing.japan)
WNI di Jepang Bentangkan Spanduk Bonek Japan di Jembatan Wisata, Tuai Pro Kontra, (KlikSoloNews/dok Instagram unboxing.japan)

JEPANG, KLIKSOLONEWS.COM - Sebuah video viral memperlihatkan WNI di Jepang membentangkan spanduk bertuliskan “Bonek Japan” di jembatan kawasan wisata. Aksi ini menuai pro-kontra dan dinilai berisiko mengganggu ketertiban umum.

Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video sekelompok Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang yang membentangkan spanduk raksasa bertuliskan “Bonek Japan” di sebuah jembatan kawasan ramai wisatawan.

Video tersebut diunggah akun Instagram @unboxing.japan dan langsung memicu berbagai reaksi dari publik.

Dalam rekaman terlihat, sekelompok WNI yang disebut sebagai pekerja migran menggelar spanduk berukuran besar hingga menutupi sebagian sisi jembatan.

Aksi tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum dan berpotensi melanggar aturan hukum di Jepang.

Imbauan Warga untuk Melapor ke Polisi Jepang

Pihak pengunggah video juga menyampaikan imbauan keras kepada masyarakat agar segera melaporkan jika menjumpai aksi serupa. Mereka bahkan menyarankan agar warga langsung menghubungi nomor darurat 110 supaya pihak kepolisian setempat bisa bertindak cepat.

“Siapa pun yang melihat atau menjumpai aktivitas serupa, mohon segera melaporkannya kepada pihak berwenang,” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Jepang mengenai aksi kelompok WNI tersebut. Namun publik menilai tindakan itu bisa mencoreng citra pekerja migran Indonesia, terlebih dilakukan di area wisata yang menjadi sorotan banyak orang.

Fenomena ini memicu pro dan kontra di media sosial. Sebagian warganet menganggap aksi itu sebagai bentuk kreativitas sekaligus bukti dukungan komunitas Bonek di luar negeri.

Namun, banyak juga yang mengecam karena dianggap tidak tepat dilakukan di ruang publik dan dapat mengganggu kenyamanan wisatawan.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X