Jumat, 12 Juni 2026

Tiga Pemancing Hilang di Dam Merah, Ditpolairud Polda Jateng Kerahkan Kapal Polisi untuk Pencarian

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:05 WIB
Tiga Pemancing Hilang di Dam Merah, Ditpolairud Polda Jateng Kerahkan Kapal Polisi untuk Pencarian. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)
Tiga Pemancing Hilang di Dam Merah, Ditpolairud Polda Jateng Kerahkan Kapal Polisi untuk Pencarian. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM - Upaya pencarian tiga pemancing yang hilang di perairan Dam Merah, Pelabuhan Tanjung Mas, Kota Semarang, terus dilakukan.

Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Tengah bersama Basarnas, TNI AL, Polsek Semarang Utara, serta relawan kembali menurunkan dua kapal polisi pada Rabu 20 Agustus 2025.

Pencarian dilakukan setelah sehari sebelumnya musibah menimpa rombongan 12 pemancing yang berangkat dengan perahu sopek dari Dermaga Tambak Lorok, Selasa 19 Agustus 2025, pukul 06.00 WIB.

Cuaca awalnya cerah, namun sekitar pukul 11.00 hujan lebat dan angin kencang mengguncang perairan hingga menyebabkan perahu oleng.

Dari total 12 orang, tujuh berhasil diselamatkan, dua ditemukan meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih belum ditemukan. Korban meninggal adalah Febriyanto (35), warga Sarirejo, Semarang Timur, serta Bagus Wicaksono (33), warga Sayung, Demak.

“Dua jenazah sudah dipulangkan dan dimakamkan oleh keluarga. Fokus kami saat ini mencari tiga korban lain yang belum ditemukan,” kata Kombes Pol Raspani, Dirpolairud Polda Jateng yang memimpin pencarian di lokasi.

Pagi tadi, pencarian diawali apel gabungan di Pos AL Tambaklorok dipimpin Kasi Ops Basarnas Semarang, Mulwahyono, dengan melibatkan sekitar 30 personel gabungan.

Tim dibagi menjadi tiga kelompok untuk menyisir perairan Dam Merah, area pemecah ombak, hingga bibir pantai. Dua kapal polisi, KP 2007 dan KP 1007, diterjunkan untuk memperluas jangkauan pencarian.

Selain tujuh orang selamat, yaitu Panijan, Andi, Sigit, Hartono, Sugeng, Pak To, dan Mbae, polisi menyebut tiga korban yang masih dicari adalah Pak Pujo, Pak Mono, dan Wanto.

Kombes Pol Raspani menegaskan pihaknya bersama instansi terkait bekerja maksimal sesuai standar prosedur, namun tetap memperhatikan keselamatan tim mengingat kondisi ombak masih tinggi.

“Kami mohon doa dari masyarakat agar pencarian berjalan lancar dan korban segera ditemukan,” ujarnya.

Tragedi ini, menurutnya, sekaligus menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut. Tidak hanya nelayan, tetapi juga pemancing.

“Kami selalu mengingatkan pentingnya memeriksa kondisi cuaca sebelum berangkat serta membawa perlengkapan keselamatan seperti pelampung,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan duka cita atas meninggalnya korban. Ia kembali mengimbau agar keselamatan menjadi prioritas utama.

“Jangan memaksakan diri melaut jika cuaca tidak mendukung. Keselamatan jauh lebih penting,” tandasnya.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X