Sabtu, 13 Juni 2026

Polisi Ungkap Isi Tas Diplomat Arya Daru Pangayunan yang Ditinggal di Rooftop Kemlu

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 28 Juli 2025 | 17:00 WIB
Polisi Ungkap Isi Tas Diplomat Arya Daru Pangayunan yang Ditinggal di Rooftop Kemlu. (KlikSoloNews/dok)
Polisi Ungkap Isi Tas Diplomat Arya Daru Pangayunan yang Ditinggal di Rooftop Kemlu. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM -  Polisi mengungkap sejumlah barang yang ditemukan di dalam tas milik Arya Daru Pangayunan (39), diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan meninggal dunia di rooftop lantai 12 Gedung Kemlu, Jakarta Pusat. Tas tersebut diketahui ditinggalkan satu hari sebelum jasad Arya ditemukan.

Tas gendong milik Arya ditemukan berisi sejumlah barang pribadi dan perlengkapan kerja. Hal itu disampaikan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, dalam keterangan kepada awak media, Senin 28 Juli 2025.

“Yang pasti saya tidak bisa menyampaikan secara rinci, tapi yang ditemukan di dalam tas itu ada laptop, pakaian, dan juga goodie bag dalam bentuk tas karton,” ujar Reonald.

Salah satu temuan menarik adalah pakaian baru yang dibeli Arya sesaat sebelum menuju rooftop. Barang-barang tersebut dibeli dari pusat perbelanjaan Grand Indonesia.

“Dia (Arya) sebelum naik ke rooftop, sempat ke GI, beli pakaian. Jadi pakaian itu masih baru,” jelas Reonald.

Terdapat Obat-obatan dan Alat Kantor

Selain pakaian dan laptop, polisi juga menemukan beberapa obat-obatan, nota belanja, serta alat-alat kantor di dalam tas Arya. Namun, pihak kepolisian tidak merinci jenis obat yang ditemukan dengan alasan privasi kesehatan.

“Ada juga beberapa obat-obatan yang korban bawa, nota belanja, dan perlengkapan kantor. Diagnosa medis korban tidak bisa kami sampaikan, karena masuk dalam ranah privasi,” katanya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian Arya Daru Pangayunan. Belum ada kesimpulan resmi apakah ada unsur dugaan tindak pidana atau faktor lain yang menyebabkan kematian diplomat muda tersebut.

Arya sendiri dikenal sebagai pejabat diplomatik yang aktif, dan kasus kematiannya menyita perhatian publik serta rekan-rekan sejawat di Kementerian Luar Negeri.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X