SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Hasil WONDR Asia Junior Championships 2025 di Solo, Ubed tak terbendung, Indonesia tumbangkan Myanmar.
Tim bulu tangkis Junior Indonesia tampil dominan saat menghadapi Myanmar di fase Grup B WONDR Asia Junior Championships 2025.
Bertanding perdana di Grup B nomor beregu campura di GOR Manahan Solo, Jumat 18 Juli 2025, pagi, Moh Zaki Ubaidillah dan kawan-kawan menang mutlak 110-47 kontra Myanmar.
Kemenangan ini diraih dalam sistem pertandingan baru relay point 110, di mana satu tim dinyatakan menang jika berhasil lebih dulu mengumpulkan 110 poin secara kumulatif dari sepuluh partai berbeda. Sistem ini menuntut setiap partai hanya dimainkan hingga 11 poin tanpa adanya deuce atau setting.
Kapten tim Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah atau akrab disapa Ubed membuka pertandingan dengan penampilan meyakinkan di sektor tunggal putra.
Melawan Nyan Shaine Lin, pebulu tangkis asal Sampang tersebut langsung melesat dengan torehan 8 poin tanpa balas. Dominasi Ubed terus berlanjut hingga menutup partai pertama dengan skor telak 11–2, membawa Indonesia unggul secara total di awal laga.
Ganda Putri Tambah Keunggulan
Kegemilangan Ubed berlanjut di laga selanjutnya. Pasangan ganda putri Rinjani Kwinara Nastine/Riska Anggraini menghadapi pasangan Myanmar Yoon T. Maung/Nan Sam C. Thaw dan tampil agresif sejak awal.
Rinjani/Riska mencetak angka demi angka tanpa memberi banyak peluang pada lawan, bahkan sempat unggul jauh 20–6 secara akumulatif.
Meski Myanmar sempat mencuri satu poin tambahan, Indonesia tetap mengunci kemenangan di partai kedua dan memperbesar keunggulan agregat menjadi 2–0.
Hingga akhir pertandingan, Timnas Indonesia tak terbendung. Dalam sistem beregu campuran yang terdiri dari 10 partai (masing-masing dua partai untuk sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran), Indonesia tampil konsisten dan unggul jauh secara skor kumulatif: 110–47.
Kejuaraan WONDR Asia Junior Championships 2025 ini menjadi ajang perdana penggunaan sistem relay point 110 dalam format beregu campuran tingkat Asia.
Dalam sistem ini, satu tim tak harus memenangkan jumlah partai terbanyak, tetapi dituntut untuk mencapai total skor 110 lebih dulu untuk menang.
Kemenangan besar atas Myanmar menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di fase grup. Indonesia berada di Grup B bersama Myanmar, Malaysia, Singapura, dan Macau. (KS01)