Sabtu, 13 Juni 2026

Magnet Investasi: Jateng Tarik Minat Malaysia di Bidang Farmasi, Pariwisata, dan Pendidikan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 20 Juni 2025 | 17:46 WIB
Magnet Investasi: Jateng Tarik Minat Malaysia di Bidang Farmasi, Pariwisata, dan Pendidikan. (KlikSoloNews/dok)
Magnet Investasi: Jateng Tarik Minat Malaysia di Bidang Farmasi, Pariwisata, dan Pendidikan. (KlikSoloNews/dok)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Jawa Tengah kembali menunjukkan pesonanya sebagai salah satu pusat pertumbuhan investasi di Indonesia.

Kali ini, perhatian datang dari negara bagian Malaka, Malaysia, yang menjajaki kolaborasi strategis di berbagai sektor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kunjungan resmi delegasi Malaka dipimpin langsung oleh Gubernur Mohd Ali Rustam yang disambut hangat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Kantor Gubernur Jateng, Jumat 20 Juni 2025.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, bahkan diwarnai pantun-pantun persahabatan antara kedua belah pihak.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin daerah sepakat untuk mempererat hubungan melalui kerja sama di bidang pendidikan, kesehatan, pariwisata, serta investasi.

“Kami siap menindaklanjuti kerja sama ini dengan komunikasi antarinstansi dan rencana aksi yang konkret,” ujar Ahmad Luthfi.

Luthfi juga mengungkapkan rencana kunjungan balasan ke Malaka pada September 2025, yang sekaligus akan menandai pembukaan rute penerbangan internasional Semarang–Malaysia dari Bandara Ahmad Yani.

“Kami akan gunakan momentum pembukaan penerbangan itu untuk melakukan brainstorming bersama mitra di Malaka,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Malaka, Mohd Ali Rustam menyatakan apresiasi tinggi atas sambutan hangat dari pihak Jateng.

Ia menyebut kunjungannya kali ini adalah yang keempat kalinya, dan melihat kepemimpinan Ahmad Luthfi membawa Jateng berkembang pesat serta membuka peluang kerja sama lintas sektor.

“Saya amat setuju dengan pendekatan silaturahmi ini. Hubungan kebudayaan, pendidikan, seni, dan ekonomi antara Malaka dan Jawa Tengah bisa menjadi lebih erat ke depan,” ucapnya.

Rustam pun mengundang langsung Gubernur Jateng untuk hadir dalam diskusi dan lokakarya bersama tokoh pemerintah dan pengusaha di Malaka.

“Nanti saya sendiri yang akan menjemput beliau di Kuala Lumpur. Kita bincang santai dan menjajaki peluang lebih jauh,” tambahnya.

Dari sisi investasi, Kepala DPMPTSP Jateng Sakina Rosellasari menyebut Malaysia menempati posisi keenam dalam daftar penanam modal asing di Jawa Tengah dari tahun 2020 hingga awal 2025. Sektor yang digarap antara lain farmasi, karet, alas kaki, dan mainan.

Ia juga menjelaskan Jawa Tengah memiliki sejumlah proyek siap tawar (investment project ready to offer), mencakup hilirisasi pertanian, industri perikanan, dan energi terbarukan.

“Delegasi dari Malaka sudah kami beri informasi awal dan akan dilanjutkan dengan pembahasan teknis,” katanya.

Sakina menegaskan Jateng saat ini tengah menjadi incaran banyak investor asing. “Hampir setiap dua minggu kami menerima kunjungan delegasi luar negeri. Ini bukti nyata bahwa iklim investasi di Jawa Tengah semakin menarik,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Jateng sendiri berkomitmen memberikan pendampingan dan fasilitasi untuk setiap investor asing, termasuk penyelesaian hambatan teknis melalui koordinasi lintas kementerian.

Dengan hubungan yang semakin erat, kerja sama antara Jawa Tengah dan Malaka diharapkan bisa menciptakan dampak positif jangka panjang bagi kedua wilayah dan membuka jalan bagi investasi berkelanjutan di masa mendatang. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X