Sabtu, 13 Juni 2026

Peken Jasindo 2025 Hadirkan Semangat Budaya dan Ekonomi Kerakyatan di Keraton Surakarta

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 14 Juni 2025 | 12:45 WIB
Peken Jasindo Siap Digelar: Ruang Tumbuh UMKM dan Difabel Hadir di Keraton Surakarta. (KlikSoloNews/dok)
Peken Jasindo Siap Digelar: Ruang Tumbuh UMKM dan Difabel Hadir di Keraton Surakarta. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Dalam upaya memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi rakyat, Asuransi Jasindo kembali menggelar acara Peken Jasindo: Makaryo Hangrekso Budoyo Nuswantoro yang diselenggarakan di Pagelaran Keraton Surakarta Hadiningrat, Sabtu (14/6).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini menghadirkan lebih dari 70 pelaku usaha dari berbagai latar belakang, mulai dari UMKM binaan Jasindo, UMKM umum, pelaku usaha difabel, hingga pedagang kaki lima dari kawasan sekitar keraton.

Produk yang ditawarkan pun sangat beragam, mencakup makanan dan minuman tradisional, kuliner kemasan, aksesoris, serta kerajinan tangan lokal.

Selain menjadi ruang pamer dan jual produk lokal, Peken Jasindo 2025 juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan sosial. Pengunjung dapat mengikuti talkshow digital marketing, talkshow difabel berkarya, literasi manajemen risiko, serta sejumlah workshop kreatif seperti membatik, melukis, merangkai bunga, hingga pelatihan bahasa isyarat. Seluruh kegiatan ini terbuka dan gratis bagi masyarakat umum.

Dalam rangka pemberdayaan usaha, Jasindo turut memfasilitasi edukasi dan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman. Program ini disediakan tanpa kuota, dan bertujuan mempermudah pelaku usaha memperoleh sertifikat halal yang penting untuk pengembangan usaha mereka.

Aspek sosial juga tak luput dari perhatian. Peken Jasindo menyediakan layanan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, yang juga merupakan putra daerah Surakarta, menyampaikan bahwa acara ini mengusung nilai lebih dari sekadar bazar. “Peken Jasindo bukan hanya tentang kegiatan ekonomi, tapi juga ruang perjumpaan budaya dan solidaritas sosial. Kami ingin menunjukkan bahwa ketika UMKM, komunitas lokal, dan pelaku usaha difabel diberi ruang dan kesempatan yang sama, maka kebangkitan ekonomi rakyat bukan sekadar wacana, tapi kenyataan yang bisa diwujudkan dari ruang budaya seperti Keraton Surakarta ini,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari internal Keraton Surakarta. Dra. G.K.R. Koes Moertiyah Wandansari, M.Pd, atau akrab disapa Gusti Moeng, mengapresiasi langkah Jasindo dalam menggabungkan unsur ekonomi, budaya, dan keragaman sosial. “Kami mengapresiasi inisiatif Jasindo yang tidak hanya menghadirkan kegiatan ekonomi, tetapi juga memperhatikan unsur kebudayaan dan keberagaman masyarakat Surakarta. Peken Jasindo ini menjadi wadah yang penting bagi masyarakat untuk tumbuh bersama dengan tetap menjaga jati diri budaya kita,” tuturnya.

Dengan semangat Makaryo Hangrekso Budoyo Nuswantoro, Peken Jasindo 2025 menjadi contoh nyata bagaimana tradisi dan kemajuan dapat berjalan beriringan.

Mengusung nilai inklusif, acara ini menegaskan bahwa ruang budaya seperti keraton tidak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga pusat inovasi sosial dan ekonomi kerakyatan masa kini. (Ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X