DEMAK, KLIKSOLONEWS.COM – Pemprov Jateng terus bergerak cepat dalam mengatasi bencana banjir rob yang melanda wilayah Sayung, Kabupaten Demak.
Upaya ini mendapat perhatian langsung dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang turun langsung ke lokasi untuk meninjau peralatan dan infrastruktur penanganan banjir, Jumat petang.
Dalam kunjungan tersebut, Gus Yasin—sapaan akrab Wagub—memastikan kesiapan berbagai alat berat dan pompa air yang disiagakan di sejumlah titik rawan banjir rob, termasuk di tepi Sungai Dompo dan sepanjang Jalan Pantura kawasan Purwosari, Sayung.
“Kami terus berikhtiar bersama pemerintah kabupaten, pusat, hingga BBWS dan BBPJN untuk menangani rob di Sayung. Semoga dengan kerja teknis dan doa dari masyarakat, musibah ini segera mereda,” ujar Gus Yasin.
Dalam pantauannya, Gus Yasin menyebut beberapa pompa air sudah aktif di lapangan. Eksavator juga dikerahkan untuk mempercepat proses pengerukan sedimentasi Sungai Dompo. Langkah ini diharapkan mampu memperlancar aliran air dan mengurangi potensi genangan yang kerap terjadi saat rob.
Ia mengungkapkan bahwa tambahan tujuh unit pompa dari Kementerian PUPR akan segera dikirimkan ke lokasi untuk memperkuat penanganan teknis di lapangan.
“Eksavator sudah bekerja, dan dari kementerian insya Allah akan datang tambahan tujuh pompa. Ini bentuk sinergi nyata lintas instansi,” jelasnya.
Gus Yasin juga mengapresiasi respons positif dari warga Demak, yang menurutnya telah memberikan banyak masukan konstruktif dan tetap menjaga ketertiban selama masa penanganan darurat.
“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Demak yang tetap bersikap santun dan kooperatif. Doa dan dukungan warga sangat membantu kami di lapangan,” ucapnya penuh haru.
Tak lupa, Gus Yasin menyampaikan penghargaan kepada berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng, yang telah siaga dan bahu-membahu menangani banjir rob sejak hari-hari awal bencana terjadi.
“Terima kasih saya sampaikan kepada Dinas PU, Dinas Pusdataru, Dinas Kesehatan, dan semua OPD yang terlibat langsung. Ini kerja kolektif yang luar biasa,” tambahnya.
Dengan kerja sama lintas sektor, pemerintah optimistis bahwa upaya penanggulangan akan membawa dampak signifikan.
Gus Yasin menegaskan bahwa langkah-langkah ke depan, termasuk normalisasi sungai, akan terus dijalankan agar bencana rob di Sayung tidak kembali terulang dalam jangka panjang.
Pemprov Jateng menyerukan masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga komunikasi dengan petugas di lapangan.
Penanganan bencana bukan hanya tentang alat dan teknis, tetapi juga soal solidaritas dan semangat gotong royong—nilai yang selalu menjadi kekuatan masyarakat Jawa Tengah.(KS01)