Sabtu, 13 Juni 2026

Viral di Medsos! Konflik PKL dan Satpam di Kawasan Industri Kendal Berakhir Damai Lewat Mediasi Polisi

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 29 Mei 2025 | 14:30 WIB
Viral di Medsos! Konflik PKL dan Satpam di Kawasan Industri Kendal Berakhir Damai Lewat Mediasi Polisi. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)
Viral di Medsos! Konflik PKL dan Satpam di Kawasan Industri Kendal Berakhir Damai Lewat Mediasi Polisi. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)

KENDAL, KLIKSOLONEWS.COM — Ketegangan antara pedagang kaki lima (PKL) dan oknum satpam di Kawasan Industri Kendal (KIK) akhirnya menemui titik damai setelah melalui proses mediasi yang digelar oleh Polres Kendal pada Rabu 28 Mei 2025.

Mediasi tersebut difasilitasi langsung  Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, di Mapolres Kendal. Ia menegaskan sejak awal pihak kepolisian telah turun langsung untuk mencegah agar konflik tersebut tidak berkembang menjadi permasalahan sosial yang lebih besar.

“Sejak awal kami dari Polres Kendal sudah turun ke lapangan untuk memastikan konflik ini tidak berkembang menjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kapolres Hendry.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak—perwakilan PKL dan pihak keamanan kawasan industri—sepakat untuk saling memaafkan dan tidak membawa persoalan ini ke ranah hukum. Mereka juga sepakat menjaga komunikasi serta saling memahami hak dan kewajiban masing-masing di wilayah KIK.

“Mediasi berjalan baik, semua pihak sudah mengetahui duduk persoalan dan bersepakat untuk tidak mempermasalahkan lebih lanjut. Ini hasil yang patut kita syukuri,” tambah Kapolres.

Manajemen Kawasan Industri Kendal menyambut baik upaya yang dilakukan pihak kepolisian. Kepala Manajemen Kotamadya KIK, John F Tehupuring, menyampaikan terima kasih atas langkah cepat Polres Kendal dalam menyelesaikan situasi tersebut secara damai.

“Kami bukan anti PKL. Kami justru sedang mencari solusi terbaik melalui dialog dengan kepala desa untuk menata keberadaan mereka secara adil dan tertib,” ujar John.

Manajemen KIK menyatakan komitmennya untuk menjaga lingkungan industri tetap kondusif serta akan melibatkan para pemangku kepentingan dalam mencari solusi jangka panjang terkait aktivitas ekonomi informal di kawasan tersebut.

Sebelumnya, konflik ini mencuat setelah beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan aksi pengusiran PKL oknum satpam KIK dengan nada tinggi dan gestur yang dinilai kasar. Video tersebut menuai perhatian publik dan mendorong keterlibatan pihak berwenang.

Kapolres Kendal memastikan bahwa mediasi ini menjadi langkah awal dalam menjaga komunikasi yang baik antara pengelola kawasan industri dan para pelaku usaha mikro di sekitarnya.

“Upaya damai ini adalah wujud nyata bahwa semua pihak bisa menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Kami akan terus pantau dan jaga komunikasi agar tidak terjadi hal serupa,” tutup Kapolres Hendry.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X