JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM — Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ruang digital yang bersih, aman, dan sehat, terutama bagi generasi muda.
Melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi), langkah cepat telah diambil dengan menutup enam grup Facebook yang teridentifikasi memuat konten pornografi menyimpang.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta Meta sebagai pemilik platform Facebook untuk melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap keberadaan grup-grup serupa agar dapat segera ditindak.
“Sudah ada beberapa grup serupa yang berhasil kami identifikasi dan telah diblokir langsung. Namun ini belum cukup. Saya sudah minta pihak Meta untuk terus melakukan pembaruan data dan monitoring ketat terhadap potensi munculnya grup-grup serupa di platform mereka,” tegas Angga dalam pernyataannya di Jakarta.
Selain itu, Angga juga menekankan pentingnya kerja sama aktif antara platform digital seperti Meta dengan aparat penegak hukum.
Ia mendorong agar data pemilik dan pengelola grup yang terbukti menyebarkan konten menyimpang dapat segera diungkap dan diproses hukum.
“Kami juga mendesak agar Meta bekerja sama secara aktif dengan aparat penegak hukum untuk mengidentifikasi dan menyerahkan data pemilik serta pengelola grup,” ujarnya.
Menurut Angga, kejahatan semacam ini merupakan pelanggaran serius yang dapat merusak moral bangsa dan mengancam keselamatan anak-anak. Ia menegaskan bahwa para pelaku harus dijatuhi hukuman seberat-beratnya.
“Ini kejahatan serius yang merusak moral dan membahayakan anak-anak kita,” tegasnya.
Atas fenomena ini, pemerintah menyatakan keprihatinan mendalam dan mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga ruang digital yang sehat.
Angga mengimbau agar masyarakat aktif melaporkan konten serupa melalui kanal resmi pelaporan aduankonten.id.
“Kami mohon masyarakat juga memantau dan melaporkan potensi grup dengan konten serupa,” tutupnya.(ks01)