Sabtu, 13 Juni 2026

Ledakan Amunisi Garut: Tewaskan 13 Orang, TNI AD Lakukan Investigasi

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 13 Mei 2025 | 19:00 WIB
Ledakan Amunisi Garut: Tewaskan 13 Orang, TNI AD Lakukan Investigasi. (KlikSoloNews/dok)
Ledakan Amunisi Garut: Tewaskan 13 Orang, TNI AD Lakukan Investigasi. (KlikSoloNews/dok)

GARUS, KLIKSOLONEWS.COM – TNI Angkatan Darat memastikan akan melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden ledakan yang terjadi saat proses pemusnahan amunisi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ledakan tragis tersebut menewaskan 13 orang pada Senin 12 Mei 2025.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menyatakan bahwa seluruh pihak terkait akan diperiksa, dan tim akan meninjau langsung lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti serta menganalisis kronologi secara menyeluruh.

“Kami akan melaksanakan investigasi secara menyeluruh terkait kejadian ini dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut,” ujar Wahyu dalam keterangan pers resmi di Jakarta.

Proses pemusnahan amunisi dilakukan oleh Jajaran Gudang Pusat Amunisi III, di bawah naungan Pusat Peralatan TNI AD.

Kegiatan dimulai dengan pengecekan lokasi dan personel sesuai prosedur standar. Dua lubang pertama yang digunakan untuk peledakan berhasil dihancurkan dengan aman.

Namun, insiden terjadi saat tim mulai menyusun detonator di lubang ketiga. Ledakan mendadak terjadi sebelum proses peledakan resmi dilakukan, menyebabkan 13 orang meninggal dunia—terdiri dari empat anggota TNI dan sembilan warga sipil.

“Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD untuk penanganan lebih lanjut,” tambah Wahyu.

TNI AD menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa langkah-langkah evaluatif akan diambil guna mencegah kejadian serupa terjadi kembali.

Investigasi mendalam diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti ledakan, termasuk potensi pelanggaran prosedur atau faktor teknis lain. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X