Sabtu, 13 Juni 2026

Kemendag Catat Transaksi Rp722,76 Miliar dari Business Matching April 2025, UMKM Jadi Motor Ekspor

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 10 Mei 2025 | 10:00 WIB
Kemendag Catat Transaksi Rp722,76 Miliar dari Business Matching April 2025, UMKM Jadi Motor Ekspor. (KlikSoloNews/dok)
Kemendag Catat Transaksi Rp722,76 Miliar dari Business Matching April 2025, UMKM Jadi Motor Ekspor. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM — Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia mencatat hasil menggembirakan dari rangkaian kegiatan business matching sepanjang April 2025.

Nilai transaksi yang tercapai menembus angka Rp722,76 miliar atau sekitar 43,74 juta dolar AS, menandai kemajuan signifikan dalam upaya pemerintah mendorong ekspor produk-produk dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan wujud keberhasilan strategi kementeriannya dalam memperluas penetrasi pasar global oleh pelaku UMKM.

“Hasil business matching pada April sangat menggembirakan. Kami percaya tren ini akan terus meningkat, sebagai bagian dari respons strategis terhadap dinamika perdagangan internasional,” ujar Puntodewi dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat 9 Mei 2025, dilansir voiceofnusantara, jejaring kliksolonews.

Capaian tersebut diraih melalui 27 kegiatan business matching, yang terdiri dari 20 sesi presentasi bisnis (pitching) dan tujuh pertemuan tatap muka antara UMKM dan calon pembeli luar negeri.

Sebanyak 73 UMKM turut ambil bagian, menampilkan beragam produk unggulan mulai dari fesyen, kerajinan tangan, dan perabot rumah tangga, hingga produk kelapa, gula aren, makanan dan minuman olahan, buah segar, pakan ternak, serta hasil laut.

Dari total transaksi yang tercatat, sekitar 32,20 juta dolar AS telah berbentuk pesanan langsung (purchase order), sementara sisanya—sekitar 11,54 juta dolar AS—masih dalam tahap penjajakan atau potensi transaksi.

Kinerja Kumultatif 2025 dan Pertumbuhan Ekspor Nonmigas

Secara kumulatif, sejak awal tahun hingga awal Mei 2025, Kemendag telah menyelenggarakan 246 kegiatan business matching.

Dari total tersebut, nilai transaksi mencapai 57,61 juta dolar AS. Sebanyak 36,11 juta dolar AS telah terealisasi dalam bentuk pesanan, sementara 21,49 juta dolar AS merupakan peluang transaksi yang tengah dalam proses negosiasi.

Tak hanya dari sisi kegiatan perdagangan langsung, kinerja ekspor nasional pun menunjukkan tren positif. Ekspor nonmigas Indonesia pada periode Januari–Maret 2025 tercatat mencapai 62,98 miliar dolar AS, naik 7,84 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Komoditas utama dalam ekspor nonmigas mencakup:

  • Lemak dan minyak hewani/nabati: 8,11 miliar dolar AS (12,88%)

  • Batubara: 8,07 miliar dolar AS (12,81%)

  • Besi dan baja: 6,49 miliar dolar AS (10,31%)


Sementara negara tujuan ekspor terbesar adalah:

  • Tiongkok: 14,04 miliar dolar AS (22,29%)

  • Amerika Serikat: 7,3 miliar dolar AS (11,60%)

  • India: 4,28 miliar dolar AS (6,80%)


Puntodewi menegaskan bahwa Kemendag akan terus memperkuat strategi ekspor, terutama dalam membuka jalan bagi UMKM agar bisa bersaing di pasar global.

“Capaian ini menjadi penegasan atas komitmen kami untuk memperluas akses pasar ekspor dan mempercepat realisasi hasil business matching, demi membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM Indonesia,” tutupnya.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X