Sabtu, 13 Juni 2026

SELAMAT! Lantik 29 Pejabat Tinggi Pratama, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan No Titip-titip No Jastip

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 7 Mei 2025 | 14:30 WIB
SELAMAT! Lantik 29 Pejabat Tinggi Pratama, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan No Titip-titip No Jastip. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
SELAMAT! Lantik 29 Pejabat Tinggi Pratama, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan No Titip-titip No Jastip. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melantik 29 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Gubernur menegaskan, jabatan adalah amanah yang diemban diri sendiri sehingga tidak ada istilah "No Titip-titip No Jastip" atau diperjualbelikan.

"No titip-titip, no jastip. Jadi slogan itu tidak hanya untuk adik-adik SMA (pada penerimaan siswa baru), tapi semua jabatan no titip-titip no jastip. Jelas semua," kata Ahmad Luthfi membuka sambutan dan arahan dalam pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama lingkungan Pemprov Jateng di Gardhika Bhakti Praja, Rabu, 7 Mei 2025.

Ahmad Luthfi menjelaskan, pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Jateng sudah dilakukan dengan sistem merit, yaitu berdasarkan kompetensi, rekam jejak, dan lainnya sehingga tidak ada jabatan yang diperjualbelikan.

"Karena kita sistemnya merit maka No Titip Titip No Jastip. Ora oleh titip ora oleh jasa penitipan, ora oleh bayar, ora nitip, ora usah kasak-kusuk dan tidak diperjualbelikan karena jabatan itu amanah," jelasnya.

Lebih lanjut, pelantikan pimpinan tinggi pratama tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan beberapa jabatan kepala dinas dan mutasi beberapa orang. Tujuannya nadalah akselerasi kepegawaian dan menyehatkan organisasi.

"Di tempat kita tidak perlu ada seleksi, kita cukup dengan menggunakan management talent, di mana rule-nya dengan cara sistem merit," kata Ahmad Luthfi.

Secara umum terkait belanja kepegawaian di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah berjalan bagus dan sesuai aturan. Di mana batas yang ditentukan maksimal 30% telah terpenuhi, artinya sudah sangat profesional.

"Hari ini saya yakin dan percaya dengan jabatan baru yang diemban oleh para pimpinan tinggi pratama itu nanti akan menambah akselerasi pelayanan publik di tempat kita," jelas Gubernur.

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi juga menggarisbawahi beberapa hal penting. Terutama terkait loyalitas dan integritas.

Ia juga menekankan tidak boleh ada ego sektoral di mana satu dinas merasa paling penting. Semua kerja sama karena dalam organisasi yang paling penting adalah kebersamaan.

"Organisasi ini ibarat kapal. Kalau tidak ada loyalitas maka nanti akan jadi rebutan, ora kompak, jadinya nanti tombak cucukan karena jabatan. Itu harus kita hindari," tegasnya.

Adapun dalam acara tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dan Sekda Jateng Sumarno.

Juga untuk pertama kalinya dalam pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dihadiri Ketua Forum Anak Jawa Tengah, Ketua Kontak Tani Nelayan Provinsi Jawa Tengah, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Komunitas Sahabat Difabel, dan Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Jawa Tengah. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X