Jumat, 12 Juni 2026

Tingkatkan Pendidikan Masyarakat, Gubernur Ahmad Luthfi Kuliahkan 100 Mahasiswa ke Korsel

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 6 Mei 2025 | 12:30 WIB
Tingkatkan Pendidikan Masyarakat, Gubernur Ahmad Luthfi Kuliahkan 100 Mahasiswa ke Korsel. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Tingkatkan Pendidikan Masyarakat, Gubernur Ahmad Luthfi Kuliahkan 100 Mahasiswa ke Korsel. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengumumkan program beasiswa luar negeri yang akan memberangkatkan 100 lulusan SMA dan SMK untuk melanjutkan studi di Korea Selatan.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari hubungan sister province dengan Chungcheongbuk-Do dan dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Korea Selatan.

"Kita akan buka beasiswa kuliah ke luar negeri. Kita berangkatkan 100 mahasiswa ke Korea Selatan," ujar Ahmad Luthfi dalam dialog di Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jawa Tengah, pada Senin, 5 Mei 2025.

Proses seleksi untuk program ini sudah dimulai, dengan sekitar 800 pendaftar yang berminat. Para penerima beasiswa yang terpilih akan diberikan pelatihan bahasa, budaya, dan perilaku yang sesuai dengan budaya Korea selama enam bulan, sebelum mereka diberangkatkan pada awal 2026.

Selama mereka menempuh pendidikan di Korea Selatan, Pemprov Jateng bersama KBRI akan melakukan pengawasan terhadap kesejahteraan dan perkembangan akademik mereka.

"Kalau lulus seleksi, mereka akan dibiayai untuk pelatihan bahasa, dan kita kursuskan selama enam bulan," tambah Luthfi.

Program ini juga merupakan bagian dari upaya Pemprov Jateng untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan yang lebih baik.

Gubernur Luthfi menegaskan bahwa selain sandang dan pangan, pendidikan adalah kunci utama untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Pendidikan adalah layanan dasar yang paling penting. Sehingga anak-anak kita harus cerdas dan pintar agar bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka," ujarnya.

Selain Korea Selatan, Pemprov Jateng juga berencana menjajaki peluang beasiswa ke negara-negara lain seperti Jerman, Turki, Mesir, dan Cina, dengan kerja sama yang sedang dibangun.

Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menambahkan, penerima beasiswa akan mendapatkan fasilitas seperti asrama, biaya hidup, dan asuransi kesehatan. Bahkan, mereka juga diperbolehkan untuk bekerja paruh waktu selama di luar negeri.

"Pendaftaran di kampus-kampus di Korea Selatan akan lebih fleksibel, tidak harus mengikuti ketentuan yang ketat dari sana," jelas Taj Yasin.

Chesy Aisya Afitri, seorang siswi SMKN 4 Semarang, menyambut antusias program beasiswa ini. Ia berharap bisa melanjutkan studi di Jerman atau Turki di jurusan komunikasi. Menurutnya, kesempatan seperti ini sangat penting, terutama bagi pelajar dari keluarga kurang mampu atau yang tinggal di daerah pelosok.

"Beasiswa ini sangat penting untuk generasi sekarang. Semoga lebih banyak teman-teman yang bisa ikut dan melanjutkan kuliah ke luar negeri," ujar Chesy.

Mahesa Nur Iqbal, pelajar lainnya, juga menyambut baik program ini. Ia berharap beasiswa ke luar negeri dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Tengah dan memberikan kontribusi positif untuk masa depan.

"Beasiswa ini sangat penting untuk masa depan pendidikan di Jawa Tengah. Saya berharap program ini diawasi dengan baik," kata Mahesa.

Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri dan memberi dampak positif bagi perkembangan kualitas pendidikan di Jawa Tengah. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X