Sabtu, 13 Juni 2026

Sambut Mayday 2025: Gubernur Luthfi Hadirkan Program Keberpihakan untuk Pekerja

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 30 April 2025 | 10:04 WIB
Sambut Mayday 2025: Gubernur Luthfi Hadirkan Program Keberpihakan untuk Pekerja. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Sambut Mayday 2025: Gubernur Luthfi Hadirkan Program Keberpihakan untuk Pekerja. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional atau Mayday pada 1 Mei 2025, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengumumkan tiga program unggulan yang menunjukkan keberpihakannya kepada para buruh di wilayahnya.

Ketiga program tersebut menyentuh aspek keamanan, kenyamanan, hingga kesejahteraan ekonomi para pekerja.

Dalam agenda silaturahmi dan halalbihalal bersama serikat buruh di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, Selasa 29 April 2025, Gubernur menyampaikan program-program ini akan menjadi langkah nyata pemerintah dalam merespons kebutuhan mendasar para buruh.

1. Daycare Gratis di Setiap Perusahaan

Program pertama adalah penyediaan fasilitas daycare (penitipan anak) di lingkungan kerja. Menurut Gubernur Luthfi, perusahaan harus menyediakan fasilitas ini demi mendukung para buruh yang memiliki anak kecil.

“Bagi bapak-ibu yang bekerja, lalu siapa yang mengurus anaknya? Maka seluruh perusahaan harus punya daycare, dan tidak boleh dipungut biaya,” tegasnya.

Fasilitas ini diharapkan bisa membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah keluarga, sekaligus meningkatkan produktivitas pekerja.

2. Penguatan Koperasi Buruh untuk Kendalikan Harga Pangan

Program kedua adalah pemberdayaan koperasi buruh agar mampu menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau. Gubernur menekankan pentingnya koperasi membeli langsung dari sumber utama seperti petani atau produsen agar harga tetap bersahabat.

“Ambil beras harus dari simpul berasnya, cabai dari petaninya. Dengan begitu, harga bisa ditekan dan lebih adil untuk buruh,” katanya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan di kalangan pekerja.

3. Subsidi Transportasi Umum Hanya Rp 1.000

Program ketiga menyasar pengeluaran buruh dari sisi transportasi. Gubernur mengusulkan subsidi transportasi umum, yang akan diberlakukan melalui surat edaran resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Transportasi umum untuk buruh, pelajar, disabilitas, dan orang tua hanya Rp 1.000,” ungkap Luthfi.

Pemprov juga akan mendorong BRT Trans Jateng dan Trans Semarang untuk menyesuaikan rute agar menjangkau kawasan industri, tempat mayoritas buruh bekerja.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X