Sabtu, 13 Juni 2026

Gus Yasin Dorong Adeksi Serius Tangani Sampah dan Kembangkan Energi Alternatif

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 29 April 2025 | 12:00 WIB
Gus Yasin Dorong Adeksi Serius Tangani Sampah dan Kembangkan Energi Alternatif. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Gus Yasin Dorong Adeksi Serius Tangani Sampah dan Kembangkan Energi Alternatif. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengajak Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) untuk lebih serius dalam mengawal kebijakan pengelolaan sampah dan pengembangan energi alternatif di tingkat daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Gus Yasin saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 Adeksi yang digelar di Patra Convention Hotel, Semarang, pada Senin 28 April 2025.

Munas tahun ini mengusung tema “Penguatan Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk Mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian”.

"Harus ada keseriusan. Semoga ada hasil perubahan dan kemajuan kota melalui peran DPRD Kota seluruh Indonesia," tegas Gus Yasin.

Menurutnya, DPRD kota memegang peran penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah daerah, termasuk dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan. Gus Yasin menekankan, keberhasilan kota dalam menata dan mengelola wilayahnya akan menjadi cerminan bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Gus Yasin mengingatkan bahwa pengelolaan sampah menjadi salah satu isu krusial di wilayah perkotaan yang harus mendapat perhatian serius.

Mengingat keterbatasan lahan di kota-kota besar, kolaborasi antara pemerintah kota dan DPRD diperlukan untuk menghasilkan solusi konkret, termasuk membangun kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.

"Masyarakat perkotaan cenderung lebih maju dalam pendidikan. Ini menjadi peluang untuk membangun budaya memilah sampah dari tingkat rumah tangga," katanya.

Tak hanya soal sampah, Gus Yasin juga mendorong optimalisasi pengelolaan limbah lain seperti kotoran manusia untuk dijadikan sumber energi alternatif, seperti biogas. Ia mencontohkan pengelolaan limbah tahu di Magelang yang sukses dimanfaatkan untuk kebutuhan energi lebih dari 60 kepala keluarga.

"Ini bisa dikembangkan di perkotaan. Potensi biogas sebagai energi alternatif perlu terus diakselerasi," imbuhnya.

Gus Yasin berharap, hasil Munas Adeksi kali ini mampu mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah dan energi alternatif di seluruh kota. Dengan begitu, regulasi di tingkat kota bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi kabupaten lain dalam mengelola isu lingkungan.

Sementara itu, Ketua Adeksi, Sigit K Yunianto, menegaskan bahwa asosiasi akan terus memperkuat kolaborasi antara DPRD kota dan pemerintah daerah, termasuk dalam menghadapi tantangan perubahan regulasi nasional seperti implementasi UU Cipta Kerja.

"Kami berkomitmen untuk menjembatani aspirasi DPRD kota dalam menghadapi dinamika regulasi nasional dan memperjuangkan otonomi daerah yang kuat," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X