Jumat, 12 Juni 2026

Sandiaga Uno: UMKM Jadi Kunci Tumbuh 5 Persen di Tengah Gejolak Ekonomi 2025

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 28 April 2025 | 07:00 WIB
Sandiaga Uno: UMKM Jadi Kunci Tumbuh 5 Persen di Tengah Gejolak Ekonomi 2025. (KlikSolonews/dok)
Sandiaga Uno: UMKM Jadi Kunci Tumbuh 5 Persen di Tengah Gejolak Ekonomi 2025. (KlikSolonews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Sandiaga Uno menilai UMKM dan investasi jadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah gejolak global 2025. Optimisme tetap dijaga, inovasi dan kolaborasi jadi syarat.

Memasuki tahun 2025, perekonomian global diprediksi menghadapi fase penuh ketidakpastian dan kompleksitas. Meski demikian, Indonesia tetap berpeluang tumbuh lebih dari 5 persen.

Pernyataan ini disampaikan oleh pengusaha nasional sekaligus mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat menghadiri HUT ke-4 Asosiasi CEO Mastermind Indonesia (ACMI) di Solo, Minggu 27 April 2025.

Sandiaga menekankan pentingnya adaptasi, inovasi, dan kolaborasi untuk bertahan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

"Kita memasuki era yang sangat bergejolak, sangat kompleks, dan ambigu. Oleh karena itu, kita harus berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi," ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, fokus pembangunan ekonomi ke depan harus bergeser dari konsumsi ke investasi sebagai motor utama pertumbuhan.

"Ke depan kita harus fokuskan bagaimana menarik investasi, bukan hanya mengandalkan konsumsi," katanya.

Meski tantangan global cukup berat, Sandiaga tetap menyuarakan optimisme terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan usaha sepanjang 2025.

Penguatan sektor UMKM menjadi perhatian utama. Ia mengusulkan perlunya kebijakan langsung yang dapat meningkatkan pendapatan pelaku UMKM dan mempercepat penciptaan lapangan kerja.

Sandiaga juga berbagi tips praktis bagi pelaku usaha untuk bertahan dalam situasi sulit: memperkuat arus kas.

-
Sandiaga Uno: UMKM Jadi Kunci Tumbuh 5 Persen di Tengah Gejolak Ekonomi 2025. (KlikSolonews/dok)

"Saat ini, cash is king. Kita harus memperkuat struktur arus kas. Selain itu, para pelaku usaha harus terus berinovasi dan berkolaborasi, menghadirkan produk-produk yang lebih terjangkau dan sesuai kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Menanggapi maraknya PHK, Sandiaga melihat peluang lewat program "Kartu Prakerja Plus", yang tidak hanya melatih ulang korban PHK, tetapi juga memberikan modal usaha.

"Kalau kita reskilling para pekerja ini, lalu berikan tambahan modal, mereka bukan hanya bisa membuka usaha baru, tapi juga bisa menghasilkan devisa untuk Indonesia," lanjutnya.

Mengakhiri pesannya, Sandiaga mengajak seluruh pelaku usaha untuk tetap optimis.

"Percayalah, di balik badai pasti ada cuaca yang cerah. Mari kita lalui badai ini bersama-sama, bergandengan tangan. UMKM kita harus siap menyongsong masa depan dengan inovasi dan kolaborasi," pungkasnya.

Optimisme ini diharapkan mampu menjadi energi baru bagi dunia usaha di Indonesia untuk menatap masa depan yang lebih cerah.(ks06)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X