BANDUNG, KLIKSOLONEWS.COM – Persib Bandung bersiap melanjutkan langkah menuju gelar juara saat menjamu PSS Sleman dalam lanjutan pekan ke-30 BRI Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu 26 April 2025, kick off 19.00 WIB.
Di atas kertas, ini menjadi tantangan berat bagi Super Elja yang akan bertemu sang pemuncak klasemen.
Persib punya rekor mentereng atas PSS. Dalam 10 pertemuan terakhir di era Liga 1, Maung Bandung menang tujuh kali, hanya kalah dua kali, dan sekali imbang.
Tim asuhan Bojan Hodak juga tengah on fire dengan empat laga terakhir tanpa kekalahan dan kini memuncaki klasemen dengan 61 poin.
Kemenangan di laga ini akan makin mengukuhkan posisi Persib sebagai kandidat terkuat juara Liga 1 musim ini. Apalagi bermain di kandang sendiri, dukungan bobotoh jadi tambahan kekuatan ekstra.
Di sisi lain, PSS datang ke Bandung dengan tekanan besar. Anak asuh Pieter Huistra terdampar di peringkat 18 atau juru kunci dengan hanya 22 poin dari 29 laga. Misi bertahan di Liga 1 membuat setiap laga sisa jadi partai hidup-mati bagi Super Elja. Mengalahkan Persib Bandung di depan Bobotoh menjadi misi mustahil Super Elja.
Gelandang PSS Sleman, Wahyudi Hamisi menyampaikan komitmennya untuk bermain maksimal dan berusaha mencuri poin dari Maung Bandung untuk bertahan di Liga 1.
“Tentu saja kami akan berusaha maksimal. Pastinya kami akan berusaha berjuang untuk bisa bertahan di BRI Liga 1. Kami termotivasi dan semoga bisa mencuri poin,” tegas Wahyudi Hamisi.
Perjuangan PSS Sleman makin sulit, mengingat kedua tim memang sama-sama membutuhkan poin krusial. Dengan sama-sama masih menyisakan 5 laga saja di musim ini, membuat PSS dan Persib akan habis-habisan.
PSS berjuang untuk dapat tetap bertahan di Liga 1, sedang Persib tentu tak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk dapat segera mengunci kembali gelar juara.
Bagi PSS, sudah dapat dikatakan waktu sudah sangat sempit. Kekalahan bakal membuat anak asuhan pelatih Pieter Huistra makin terseret arus ke jurang degradasi yang menyakitkan.
“Pertandingan nanti adalah sebuah laga yang penting. Untuk Persib penting karena mereka ingin menjadi juara, sedangkan penting untuk kami karena PSS ingin keluar dari zona degradasi. Jadi ini adalah tantangan bagi kami,” tegas pelatih PSS, Pieter Huistra. (KS01)