Sabtu, 13 Juni 2026

Waisak dan Thudong Jadi Momentum Persaudaraan Antarumat Beragama di Jateng

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 25 April 2025 | 16:53 WIB
Waisak dan Thudong Jadi Momentum Persaudaraan Antarumat Beragama di Jateng. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Waisak dan Thudong Jadi Momentum Persaudaraan Antarumat Beragama di Jateng. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COMWagub Jateng, Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin, menerima audiensi panitia perayaan Waisak dan perjalanan suci Thudong di ruang kerjanya pada Jumat 25 April 2025.


Pertemuan ini menjadi bagian dari persiapan menjelang Perayaan Waisak Nasional 2569 BE/2025 yang dipusatkan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.


“Pada hari ini saya bersilaturahmi dengan saudara-saudara dari Walubi. Waisak menjadi momen penting bagi Jawa Tengah karena pusat perayaannya ada di Candi Borobudur. Salah satu rangkaian pentingnya adalah perjalanan suci Thudong yang membawa berkah bagi daerah-daerah yang dilewati,” tutur Gus Yasin.


Ia menyampaikan bahwa rombongan Bhante Thudong akan disambut hangat saat tiba di Semarang pada 6–7 Mei 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan penyambutan di Kantor Gubernur sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat toleransi dan keberagaman.


“Insyaallah, pada tanggal 7 Mei nanti para Bhante akan kami sambut di Kantor Gubernur. Saya juga senang karena perayaan ini dilengkapi kegiatan bakti sosial, sejalan dengan program kami seperti Spesialis Keliling,” imbuhnya.


Gus Yasin juga memastikan Pemprov Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota terkait akan memberikan dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman.


“Kami berterima kasih atas komitmen saudara-saudara umat Buddha yang setiap tahun mengadakan bakti sosial tanpa memandang latar belakang penerima manfaat. Ini murni karena nilai kemanusiaan yang universal,” tegasnya.


Ketua DPD Walubi Jawa Tengah, Tanto Harsono, turut hadir bersama sejumlah panitia dan perwakilan bhante. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan baik dari Gus Yasin dan Pemprov Jateng.


“Kami sangat bersyukur bisa diterima hari ini, dan kami merasa dukungan ini menjadi penyemangat besar untuk seluruh rangkaian kegiatan Waisak dan Thudong,” ujarnya.


Tanto menjelaskan bahwa rangkaian perayaan akan dimulai pada 4 Mei 2025 dengan kegiatan karya bakti di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang.


Selanjutnya, pada 10–11 Mei digelar bakti sosial pengobatan gratis di Zona 2 Candi Borobudur, menargetkan pelayanan bagi 7.000–8.000 warga. Layanan meliputi operasi katarak, bibir sumbing, bedah minor, serta pemeriksaan gigi, mata, dan umum.


“Beberapa tahun terakhir, kami fokus pada katarak dan layanan gigi, karena layanan umum sudah tercover BPJS,” jelasnya.


Puncak acara Waisak akan berlangsung pada 12 Mei 2025, dimulai dengan kirab dari Candi Mendut ke Candi Borobudur pukul 14.00, pelepasan lampion pada pukul 21.00, dan detik-detik Waisak tepat pada pukul 23.55.29 WIB.


Rombongan Bhante Thudong dijadwalkan memasuki Kota Semarang pada 6 Mei sore dan bermalam di kawasan Gang Lombok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X