Jumat, 12 Juni 2026

Pendaki Asal Temanggung Hilang di Gunung Merbabu, Diduga Lewat Jalur Terlarang

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 22 April 2025 | 11:54 WIB
Pendaki Asal Temanggung Hilang di Gunung Merbabu, Diduga Lewat Jalur Terlarang. (KlikSoloNews/dok)
Pendaki Asal Temanggung Hilang di Gunung Merbabu, Diduga Lewat Jalur Terlarang. (KlikSoloNews/dok)

BOYOLALI, KLIKSOLONEWS.COM – Seorang pendaki bernama Sugeng Parwoto (50), warga Krajan, Kecamatan Tlogorejo, Kabupaten Temanggung, dilaporkan hilang di kawasan Gunung Merbabu setelah melakukan pendakian seorang diri melalui jalur tidak resmi.

Pendakian tersebut dilakukan sejak Jumat 18 April 2025, melalui jalur Timboa di Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali.

Kabar hilangnya Sugeng pertama kali diterima Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) pada Minggu 20 April 2025.

Kepala Subbagian Tata Usaha BTNGMb, Nurpana Sulaksono, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyebut bahwa korban diduga melakukan pendakian dari jalur ilegal yang tidak tercatat di posko resmi.

"Kami mendapatkan laporan pendaki asal Temanggung hilang di Gunung Merbabu. Pendakian dilakukan lewat jalur ilegal, yang tidak terdaftar di posko resmi," jelas Nurpana, Selasa 22 April 2025.

Tim gabungan dari BTNGMb, relawan SAR, dan aparat setempat langsung dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian sejak Senin 21 April 2025. Namun hingga hari ini, proses pencarian masih belum menunjukkan hasil.

Nurpana menegaskan jalur Timboa merupakan jalur pendakian terlarang karena berada di zona konservasi yang sangat sensitif.

Selain memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, kawasan tersebut juga menyimpan situs arkeologi dan cagar budaya bernilai tinggi.

"Pelarangan jalur Timboa bukan tanpa alasan. Lokasi tersebut merupakan kawasan konservasi penting. Pendakian tanpa izin di jalur ini dapat dikenai sanksi tegas," tegasnya.

BTNGMb kembali mengingatkan kepada masyarakat, terutama para pendaki, untuk mematuhi aturan dan hanya menggunakan jalur resmi saat melakukan pendakian. Hal ini penting untuk keselamatan pendaki serta menjaga kelestarian ekosistem Gunung Merbabu.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih terus dilakukan dan pihak keluarga Sugeng Parwoto turut berharap agar korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X