SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Rangkaian peringatan Adeging Mangkunegaran ke-268 kembali mengukuhkan Kota Solo sebagai panggung budaya nasional.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Pura Mangkunegaran dan para mitra dalam menyelenggarakan event besar yang memadukan tradisi dan inovasi.
Dalam konferensi pers yang digelar di Pracima Tuin, Selasa 15 April 2025, Respati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KGPAA Mangkoenegara X, atau Gusti Bhre, atas kepemimpinan yang membawa semangat kolaborasi dalam menghidupkan budaya secara inklusif.
“Terima kasih untuk Gusti Bhre dan seluruh tim yang telah menyelenggarakan acara yang luar biasa ini. Kita menyambut para tamu dari berbagai daerah, kementerian, dan mitra nasional dengan penuh kebanggaan,” ujar Respati.
Perayaan Adeging Mangkunegaran tahun ini menghadirkan lima agenda besar. Dimulai dari pembagian 2.000 nasi berkat pada 17 Maret, dilanjutkan dengan Mangkunegaran Royal Dinner, Mangkunegaran Run yang akan melibatkan 5.500 pelari.
Selanjutnya Festival MakaN-MakaN yang berlangsung tiga hari penuh, hingga puncaknya konser Laras Hati yang diperkirakan menyedot lebih dari 7.000 penonton pada 19 April.
Gusti Bhre menekankan bahwa skala acara tahun ini menunjukkan perkembangan pesat berkat kerja sama lintas sektor.
“Semua ini lahir dari kolaborasi yang sehat dan kuat. Tahun ini kita mencapai lebih dari 5.500 peserta lari. Harapannya tahun depan bisa tembus 10.000. Ini bukan soal besar atau kecil, tapi soal keterlibatan semua pihak. Kota Solo makin semarak, dan itulah tujuan utamanya,” kata Gusti Bhre.
Event Budaya, Dampak Ekonomi
Respati juga menyoroti pentingnya efek domino dari kegiatan budaya berskala besar. Menurutnya, promosi Adeging Mangkunegaran bahkan menjangkau hingga Jakarta, menciptakan kebanggaan tersendiri bagi warga Solo.
"Semaraknya sampai ke Jakarta. Ini jadi kebanggaan, karena nama Solo tampil di etalase budaya nasional. Dan tentu, kegiatan seperti ini akan memberikan dampak ekonomi yang luas, dari UMKM sampai pariwisata," jelas mantan Ketua BPC HIPMI Solo itu.
Ia menyebutkan, Pemerintah Kota Surakarta siap memberikan dukungan penuh agar perayaan seperti ini bisa berlangsung setiap tahun dan menjadi bagian penting dari kalender budaya nasional.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong agar perayaan Adeging Mangkunegaran berkembang, bukan hanya dari sisi kemeriahan, tapi juga manfaat nyata bagi masyarakat Solo,” tutup Respati.(KS01)