Sabtu, 13 Juni 2026

Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Pihak SMAN 6 Solo Ungkap Fakta Mengejutkan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 15 April 2025 | 20:36 WIB
Munarso  menunjukkan fotokopi dokumen-dokumen terkait ijazah Jokowi saat di SMAN 6 Solo. (KlikSoloNews/Adhirajasa)
Munarso menunjukkan fotokopi dokumen-dokumen terkait ijazah Jokowi saat di SMAN 6 Solo. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Gugatan terhadap keaslian ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali mencuat.


Sejumlah pengacara yang tergabung dalam Tim Penggugat Bukti Ijazah Aseli Jokowi Usaha Gak Punya Malu (TIPU UGM) resmi melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Solo pada Senin 14 April 2025.


Dalam gugatan tersebut, Jokowi dituding menggunakan ijazah yang tidak sah sejak pencalonan Wali Kota Solo hingga Presiden RI.


Tak hanya Jokowi, gugatan juga ditujukan kepada beberapa lembaga yang dianggap melancarkan suksesi politiknya, antara lain Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, SMAN 6 Solo, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.


Menanggapi hal tersebut, Kepala SMAN 6 Solo, Munarso, memberikan klarifikasi terkait sejarah sekolahnya dan keabsahan dokumen pendidikan Jokowi.


Menurut Munarso, pada tahun 1975 di Solo sudah terdapat lima SMA negeri. Namun, karena tingginya animo masyarakat untuk mengenyam pendidikan menengah atas, muncul kebutuhan mendesak untuk membuka sekolah baru.


Merespons kondisi saat itu, didirikanlah Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan (SMPP), yang kini dikenal sebagai SMAN 6 Solo.


“Sekolah itu dibangun di sebelah SMAN 5 Solo dan awalnya merupakan bagian dari inisiatif internal SMAN 5. Bahkan kepala sekolah pertamanya adalah Wakil Kepala SMAN 5 pada masa itu,” ujar Munarso saat ditemui di kantornya, Selasa 15 April 2025.


-


Munarso menjelaskan sejak 1979, sekolah tersebut resmi berganti nama menjadi SMPP (SMA VI) berdasarkan surat ketetapan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Tengah.


Nama tersebut menggunakan angka Romawi, dan mulai saat itu seluruh administrasi sekolah, termasuk ijazah siswa, turut diperbarui.


“Ijazah Pak Jokowi menunjukkan stempel SMPP dan keterangan SMA VI, itu menandakan beliau benar bersekolah di sini,” jelas Munarso sambil menunjukkan fotokopi dokumen-dokumen terkait.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada tahun 1985, Pemerintah Pusat melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi mengubah nama SMPP (SMA VI) menjadi SMAN 6 Solo. Keputusan itu ditandatangani oleh Sekjen Depdikbud saat itu, Sutanto Wiryoprasonto.


Terkait masa pendidikan Jokowi, Munarso mengungkapkan bahwa Jokowi masuk pada tahun 1977 dan lulus pada semester pertama tahun 1980, sehingga menempuh masa studi selama 3,5 tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X