PURBALINGGA, KLIKSOLONEWS.COM – Siapa yang tak kenal Jenderal Soedirman? Sosok Panglima Besar ini menjadi simbol perjuangan kemerdekaan Indonesia yang disegani oleh kawan dan ditakuti oleh lawan. Namanya kini abadi, tak hanya dalam sejarah, tapi juga di berbagai nama jalan utama di seluruh penjuru Nusantara.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa besarnya, Pemerintah Kabupaten Purbalingga, di bawah kepemimpinan Bupati Goentoer Darjono, membangun Monumen Jenderal Soedirman di tanah kelahirannya, Rembang, Purbalingga.
Pembangunan monumen ini dimulai pada 6 Februari 1976 dan menjadi tetenger, atau tanda pengingat, atas peran vital sang jenderal dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dilansir Mediajateng, jejaring KlikSoloNews, monumen ini berdiri di tengah suasana alam yang tenang dan asri, jauh dari hiruk pikuk kota, dengan latar pegunungan yang sejuk dan alami. Meski terletak di pedesaan, lokasi ini sangat mudah diakses oleh kendaraan roda empat. Fasilitas parkir yang luas dan bersih turut menambah kenyamanan pengunjung.
Selain rumah kelahiran Jenderal Soedirman yang masih terawat dan terbuka untuk umum, pengelola juga menghadirkan replika perjalanan perjuangan sang jenderal dalam sebuah lemari kaca.
Koleksi ini menambah nilai edukatif dan memberi gambaran nyata tentang bagaimana kerasnya perjuangan gerilya yang dipimpin beliau.
Menariknya, monumen ini kini juga ramah keluarga. Pengunjung yang datang bersama anak-anak bisa menikmati wahana playground, menjadikan tempat ini tak hanya sebagai wisata sejarah, tetapi juga ruang rekreasi edukatif bagi seluruh anggota keluarga.
Harga Tiket Masuk
Berapa harga tiket masuk Monumen Jenderal Soedirman? Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, hanya Rp 7.000, pengunjung bisa menyelami nilai-nilai perjuangan sekaligus menikmati suasana santai bersama keluarga.
Tiket untuk playground pun sama terjangkaunya, yaitu Rp 7.000.
Jam operasional: Setiap hari, pukul 07.30 – 15.30 WIB.
Monumen Jenderal Soedirman bukan sekadar tempat bersejarah. Ia menjadi simbol abadi perjuangan, keberanian, dan kecintaan pada tanah air yang diwariskan oleh salah satu putra terbaik bangsa. Tempat ini layak dikunjungi, tak hanya untuk mengenang sejarah, tapi juga untuk meneladani semangat yang tak pernah padam. (KS01)