Jumat, 12 Juni 2026

Banjir di Solo: Wali Kota Respati Ardi Tinjau Kampung Sambirejo Banjarsari

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 3 April 2025 | 21:15 WIB
Banjir di Solo: Wali Kota Respati Ardi Tinjau Kampung Sambirejo Banjarsari. (KlikSoloNews/dok)
Banjir di Solo: Wali Kota Respati Ardi Tinjau Kampung Sambirejo Banjarsari. (KlikSoloNews/dok)

BANJARSARI, KLIKSOLONEWS.COM - Banjir yang melanda Kampung Sambirejo, Kelurahan/Kecamatan Banjarsari, Kamis 3 April 2025,  malam kembali menyoroti ketahanan infrastruktur kota dalam menghadapi cuaca ekstrem.


Selain merendam permukiman warga, banjir juga menyebabkan Underpass Simpang Joglo terpaksa ditutup akibat genangan air yang mencapai satu meter.


Banjir di Solo ini mengundang perhatian banyak pihak, termasuk Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, yang turun langsung ke lokasi untuk meninjau dampak banjir dan memastikan langkah mitigasi berjalan dengan optimal.

Respati Ardi menegaskan, Pemkot Surakarta telah menyiapkan berbagai skenario tanggap darurat guna membantu warga terdampak.

"Kami telah menyiapkan posko pengungsian bagi warga yang membutuhkan, serta bantuan logistik seperti makanan dan alas tidur bekerja sama dengan BPBD," ujar Respati Ardi saat ditemui di lokasi, Kamis 3 April 2025, malam.

Sementara itu, upaya penanganan banjir dilakukan dengan mengoperasikan pompa air untuk mempercepat surutnya genangan.

Namun, fakta wilayah sekitar Underpass Simpang Joglo kembali mengalami banjir menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem drainase di kota ini.

Camat Banjarsari, Beni Supartono Putro, mengakui kondisi banjir kali ini lebih parah dibanding sebelumnya.

"Banjir meluas hingga ke daerah Kadipiro dan Nusukan, yang biasanya tidak terdampak. Ini menunjukkan intensitas hujan yang sangat tinggi serta sistem drainase yang perlu ditingkatkan," ungkapnya.

Menanggapi permasalahan ini, Respati Ardi menegaskan Pemkot Surakarta telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) dan instansi terkait untuk mempercepat proyek penambahan drainase serta pembangunan kolam retensi.

Respati juga menyebut proyek ini sudah memasuki tahap finalisasi Detail Engineering Design (DED) dan siap untuk segera dikerjakan.

"Lahan yang akan digunakan adalah milik TNI, dan dokumen-dokumen sudah diselesaikan. Pengerjaan akan segera diumumkan dalam waktu dekat," jelasnya.

Selain mengecek kondisi warga, lanjut Respati, pihaknya juga melakukan penutupan sementara Underpass Joglo yang terdampak hanya untuk malam ini.

"Kita tutup satu hari dan melihat bagaimana perkembangan kondisinya besok," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Wapres Gibran Rakabuming Raka juga menyoroti dampak pembangunan Underpass Joglo saat blusukan di Kota Solo bersama Wali Kota Surakarta, Respati Ardi. Wapres minta agar persoalan tersebut bisa segera diatasi dengan dipersiapkannya penambahan drainase dan kolam retensi. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X