Sabtu, 13 Juni 2026

Bakdan ing Solo: Pasar Gede hingga Pasar Klewer, Magnet Wisata Belanja saat Lebaran

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 29 Maret 2025 | 22:30 WIB
Pasar Gede Solo (KlikSoloNews/dok)
Pasar Gede Solo (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Lebaran Idulfitri selalu menjadi momen istimewa bagi masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga dan berwisata.

Di Kota Solo, pasar-pasar tradisional yang ikonik menjadi daya tarik tersendiri, baik bagi warga lokal maupun pemudik.

Selain menawarkan beragam kebutuhan pokok dan oleh-oleh khas, pasar-pasar ini juga menyuguhkan pengalaman budaya yang autentik.

Berikut ini pasar-pasar tradisional ikonik yang wajib dikunjungi saat Bakdan ing Solo atau Lebaran di Solo:

Pasar Gede Solo: Ikon Kuliner dan Belanja Tradisional


Sebagai pasar tradisional tertua di Solo, Pasar Gede selalu menjadi destinasi utama selama Lebaran. Terletak di Jl Jenderal Urip Sumoharjo, pasar ini dikenal dengan aneka kuliner khas, buah-buahan, dan bahan pokok. Selain menjadi tempat belanja, Pasar Gede juga menarik perhatian wisatawan karena arsitekturnya yang khas peninggalan era kolonial.

Menurut Ketua Komunitas Paguyuban Pedagang Pasar Gede (KOMPPAG), Wiharto, meskipun pada hari pertama Lebaran sekitar 90 persen pedagang memilih tutup, masih ada sebagian kecil pedagang yang tetap membuka lapaknya, terutama pedagang grosiran dan kuliner khas Solo.

"Pada H+2 Lebaran, aktivitas pasar akan kembali normal, dan kami berharap wisatawan yang datang ke Solo bisa mampir ke sini untuk berbelanja oleh-oleh," ujar Wiharto.

Pasar Klewer Solo: Surga Batik dan Tekstil


Pasar Klewer, yang berada di dekat Keraton Solo, merupakan pusat perdagangan batik dan tekstil terbesar di Jawa Tengah. Selama Lebaran, pasar ini tetap buka meskipun sebagian besar pedagang memilih libur.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK), Tafip Harjoni, menyebutkan bahwa sekitar 10 persen pedagang tetap berjualan di selasar pasar, sehingga wisatawan tetap bisa berburu batik meski dengan pilihan yang lebih terbatas. Aktivitas pasar akan kembali normal pada H+2 Lebaran.

Pasar Triwindu: Destinasi Pecinta Barang Antik


Pasar Triwindu, yang terkenal dengan koleksi barang antik dan cendera mata khas Solo, juga menjadi destinasi favorit wisatawan. Namun, berbeda dengan pasar lainnya, Pasar Triwindu akan tutup total pada hari pertama dan kedua Lebaran, baru dibuka kembali pada H+2.

"Karena kami tidak menjual kebutuhan pokok, para pedagang memilih menutup lapak dan berkumpul dengan keluarga saat Lebaran," jelas Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu, Yuliana Kusumaningtyas.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Agus Santoso, menegaskan pihaknya memberikan keleluasaan kepada pedagang untuk memilih tetap buka atau libur selama Lebaran.

Namun, ia mengingatkan agar para pedagang tidak menaikkan harga secara berlebihan agar wisatawan tetap nyaman berbelanja.

"Kami berharap wisatawan tetap betah berada di Solo dan mendukung ekonomi lokal dengan berbelanja di pasar tradisional," pungkasnya.

Dengan keberagaman pasar tradisional yang ada, Solo tetap menjadi tujuan menarik bagi wisatawan dan pemudik selama momen Lebaran.

Sensasi belanja di pasar rakyat tidak hanya memberikan pengalaman unik tetapi juga membantu roda perekonomian lokal terus berputar. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X