SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Tiga unit truk pengangkut sepeda motor dari Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta tiba di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo pada Kamis 27 Maret 2025.
Kedatangan truk ini merupakan bagian dari program mudik gratis 2025 yang bertujuan untuk memberikan fasilitas aman bagi pemudik pengguna sepeda motor.
Kepala Divisi Pengawasan dan Pengendalian, Sunardi, yang mewakili Kepala Kantor Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Joko Umboro, menyatakan bahwa total kendaraan yang telah diangkut mencapai 106 unit.
"Total ada 106 kendaraan yang diangkut, terdiri dari 71 sepeda motor dari Pemprov DKI dan 35 sepeda motor dari Kementerian Perhubungan," ujar Sunardi kepada sejumlah wartawan.
Program mudik gratis ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama musim angkutan Lebaran.
Pemerintah menyadari bahwa kecenderungan masyarakat untuk mudik menggunakan sepeda motor cukup tinggi, sementara penggunaan sepeda motor dalam perjalanan jarak jauh memiliki risiko kecelakaan yang besar.
Oleh karena itu, pemerintah memfasilitasi pemudik dengan mengangkut sepeda motor mereka menggunakan truk agar perjalanan lebih aman dan nyaman.
"Dengan adanya program ini, sepeda motor pemudik bisa sampai ke tujuan tanpa harus dikendarai dalam perjalanan jauh yang berisiko," tambah Sunardi.
Sementara itu, pemudik yang mengikuti program mudik gratis dari Jakarta diperkirakan akan tiba di Terminal Tirtonadi pada sore atau malam hari, Kamis 27 Maret 2025.
"Mereka diberangkatkan dari Jakarta pagi ini dan diperkirakan tiba di Solo pada sore atau malam nanti," jelasnya.
Sebagai informasi, jumlah bus mudik gratis yang akan memasuki Terminal Tirtonadi sebanyak 77 unit. Rinciannya, 28 unit bus berasal dari Kementerian Perhubungan, sementara 51 unit lainnya berasal dari Pemprov DKI Jakarta. Secara keseluruhan, program ini melayani 2.450 pemudik yang menuju Solo dan sekitarnya.
Program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman, serta mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Pemerintah terus berupaya meningkatkan layanan mudik gratis agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.(ks01)