Sabtu, 13 Juni 2026

Tagar #KluivertOut Menggema, Suporter Timnas Indonesia Rindu Shin Tae-yong

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Kamis, 20 Maret 2025 | 22:48 WIB
Patrick Kluivert menghadapi tekanna besar usai kalah telak 1-5 dari Australia. Netizen menggemakan tagar #KluivertOut sebagai bentuk kekecewaan mereka. (Foto: DOk. PSSI)
Patrick Kluivert menghadapi tekanna besar usai kalah telak 1-5 dari Australia. Netizen menggemakan tagar #KluivertOut sebagai bentuk kekecewaan mereka. (Foto: DOk. PSSI)

KLIKSOLONEWS.COM – Kekalahan telak Timnas Indonesia dari Australia dengan skor 1-5 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 membawa dampak besar. Tagar #KluivertOut menggema di media sosial, menandakan ketidakpuasan suporter terhadap pelatih Patrick Kluivert.

Bertanding di Allianz Stadium, Kamis 20 Maret 2025 sore WIB, Timnas Indonesia datang dengan ekspektasi tinggi. Namun, skuad Garuda justru tampil kurang meyakinkan dan harus menerima kenyataan pahit. Gol-gol Australia dicetak oleh Martin Boyle, Nishan Velupillay, Lewis Miller, dan dua gol dari Jackson Irvine. Sementara, satu-satunya gol balasan Indonesia datang dari Ole Romeny di menit ke-78.

Hasil buruk ini langsung memicu kemarahan para suporter. Tagar #KluivertOut menjadi trending di Twitter, dengan banyak penggemar yang mengkritik taktik Kluivert dan membandingkannya dengan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Menariknya, selama pertandingan, suporter yang hadir langsung di Allianz Stadium meneriakkan nama Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia tertinggal jauh.

"Shin Tae-yong, Shin Tae-yong, Shin Tae-yong," teriak suporter di tribun stadion.

Kepergian Shin Tae-yong yang dianggap mendadak oleh PSSI masih menyisakan kekecewaan bagi para pendukung Timnas Indonesia. Bahkan, beberapa warganet menyerbu akun Instagram Shin Tae-yong dengan berbagai komentar bernada nostalgia.

"Sty said: enak jamanku to," tulis @jirjis***.

"Coach tolong bikin video tutorial di YouTube cara melawan Australia," tambah @tahub***.

"Coach kembali... sudah 3-0 padahal babak pertama belum selesai," timpal @Khal***.

Sementara itu, Kluivert mengakui bahwa kegagalan penalti Kevin Diks menjadi momen yang mengubah jalannya pertandingan. Ia menyesalkan kesempatan emas tersebut yang seharusnya bisa memberi motivasi lebih bagi tim.

"Jika penalti itu masuk, mungkin pertandingan akan berbeda," ujar Kluivert dalam konferensi pers usai laga.

Kekalahan ini membuat Timnas Indonesia turun ke peringkat empat klasemen Grup C, sedangkan Australia semakin nyaman di posisi kedua. Kini, Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan dalam laga berikutnya melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 25 Maret, demi menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Timnas Jepang memastikan tempat di Piala Dunia 2026 setelah menang 2-0 atas Bahrain di Stadion Saitama. Kemenangan ini membuat mereka mengoleksi 19 poin, tak terkejar oleh pesaing-pesaing di Grup C. Jepang menjadi tim pertama dari Asia yang lolos ke putaran final.

Berdasarkan laporan @idextratime, pemain terbaik dalam laga ini adalah Jackson Irvine dengan rating 9,0 usai mencetak dua gol. Lewis Miller juga tampil solid dengan nilai 8,2. Sementara kiper Matthew Ryan mendapatkan nilai 7,4 berkat penyelamatan-penyelamatan pentingnya.

Dari kubu Timnas Indonesia, hanya Ole Romeny yang mendapat rating cukup tinggi, yakni 8,1, setelah mencetak gol debutnya. Sementara itu, Thom Haye dan Jay Idzes mendapat nilai terendah dengan masing-masing 5,9 dan 5,8.

Dengan atmosfer panas di kalangan suporter dan tekanan besar pada Kluivert, laga melawan Bahrain nanti akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Timnas Indonesia. Mampukah skuad Garuda bangkit? Ataukah tagar #KluivertOut semakin menggema? (KS06)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X