Jumat, 12 Juni 2026

Penalti Gagal dan Mental Runtuh, Romeny Bongkar Penyebab Kekalahan Garuda

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Kamis, 20 Maret 2025 | 22:10 WIB
Kevin DIks menjadi eksekutor kesempatan mencetak gol dalam penalti saat Indonesia menghadapi Australia, Kamis 20 Maret 2025. (Foto: Dok. PSSI)
Kevin DIks menjadi eksekutor kesempatan mencetak gol dalam penalti saat Indonesia menghadapi Australia, Kamis 20 Maret 2025. (Foto: Dok. PSSI)

KLIKSOLONEWS.COM - Timnas Indonesia harus menanggung kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kamis 20 Maret 2025. Namun, menurut Ole Romeny, skor telak tersebut tak lepas dari satu momen krusial, kegagalan penalti Kevin Diks.

Garuda sebenarnya mengawali laga dengan baik di Sydney Football Stadium. Namun, penalti yang gagal dimanfaatkan menjadi awal kejatuhan mental tim.

Australia lantas mengambil alih kendali dan menghukum Indonesia dengan lima gol melalui Martin Boyle, Nishan Velupillay, Jackson Irvine (brace), dan Lewis Miller. Satu-satunya gol balasan Indonesia lahir dari kaki Ole Romeny pada menit ke-78.

Dalam wawancara usai pertandingan, Romeny menyoroti betapa pentingnya momen penalti tersebut. Ia mengakui bahwa sebelum kegagalan itu, tim bermain dengan kepercayaan diri tinggi.

"Di awal, kami merasa sangat baik. Kami memulai dengan sangat baik," ujar Romeny.

"Kami mendapatkan penalti. Kami merasa sangat percaya diri. Penalti, Anda bisa mencetak gol, Anda bisa gagal. Itu bagian dari permainan,” lanjutnya kemudian.

Sayangnya, begitu penalti tak berbuah gol, permainan Indonesia berubah drastis. Australia memanfaatkan situasi dan mulai menekan tanpa ampun.

"Setelah penalti, kami mulai sedikit mundur dan kepercayaan diri sedikit menurun. Kemudian kami kebobolan gol dan itu tidak mungkin," bilang pemain Oxford United tersebut.

Laga ini sejatinya menjadi momen spesial bagi Ole Romeny, yang mencetak gol perdananya dalam debut bersama Timnas Indonesia. Meski demikian, kegembiraan itu tak mampu menghapus rasa kecewa setelah kekalahan telak.

"Suatu kehormatan besar untuk melakukan debut saya untuk Indonesia. Saya selalu mengatakan saya akan mencoba yang terbaik untuk menjadi penting bagi tim. Ya, senang mencetak gol, tetapi tentu saja saya sangat kecewa sekarang," kata Romeny.

Hasil buruk ini membuat Indonesia turun ke peringkat kelima Grup C dengan enam poin. Mereka kini terancam gagal melaju ke fase selanjutnya jika tak segera bangkit. Sementara itu, Australia semakin kokoh di posisi kedua dengan 10 poin.

Kini, harapan terakhir Indonesia ada di laga melawan Bahrain pada 25 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kemenangan menjadi harga mati jika Garuda masih ingin bermimpi tampil di Piala Dunia 2026. (KS06)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X