SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah (Jateng) telah diterjunkan untuk mencari penyebab pasti kebakaran yang terjadi di lantai 5 Hotel Grand HAP Solo, Jumat 7 Maret 2025, malam.
Penyisiran lokasi kebakaran dilakukan Tim Labfor pada Minggu 9 Maret 2025 siang, untuk mengumpulkan bukti yang dapat menjelaskan asal-usul api yang melahap sebagian bangunan hotel tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Surakarta, AKP Prastiyo Tri Wibowo, membenarkan pihaknya telah bekerjasama dengan Tim Labfor dalam upaya penyelidikan.
"Tim Labfor telah mengambil sampel dari puing-puing bangunan yang terbakar. Kami sedang menunggu hasil pemeriksaan dari mereka," ujar Prastiyo.
Proses penyelidikan dilakukan dengan pendekatan Scientific Crime Investigation, untuk memastikan temuan yang lebih akurat terkait penyebab kebakaran.
Selain mengandalkan hasil analisis dari Labfor, polisi juga terus mendalami keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pegawai yang bertugas malam itu, petugas keamanan (security), dan tamu yang menginap di kamar 503, yang menjadi titik api, maupun kamar lainnya.
“Kita akan menggabungkan informasi dari saksi dan hasil dari Labfor, kemudian melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” jelas Kasat Reskrim.
Prastiyo juga menegaskan hingga saat ini, belum ada indikasi bahwa kebakaran ini disebabkan oleh unsur kesengajaan.
"Belum ada temuan yang mengarah ke kesengajaan dalam kejadian ini," tambahnya.
Selama proses penyelidikan, polisi telah memasang garis polisi di kamar 503 sebagai bagian dari upaya menjaga area yang terlibat dalam kebakaran.
"Kami sudah meminta izin kepada manajemen hotel untuk memasang garis polisi, dan izin tersebut telah diberikan. Untuk kamar-kamar lain, informasi yang kami terima menyatakan operasional hotel tetap normal," kata Prastiyo.
Terkait dengan kerugian yang timbul akibat kebakaran ini, Prastiyo menyebutkan pihak manajemen hotel masih dalam proses menghitung nilai kerugian material.
"Kerugian belum dapat dipastikan karena pihak hotel masih melakukan perhitungan terhadap aset-aset yang rusak. Sedangkan korban yang sempat mendapatkan perawatan karena menghirup asap sudah diperbolehkan pulang," ungkapnya.
Kebakaran di Hotel Grand Hap Solo terjadi pada Jumat 7 Maret 2025 sekitar pukul 19.06 WIB. Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, yang berhasil dipadamkan setelah upaya pemadaman selama lebih dari satu jam. (KS01)