SUKOHARJO, KLIKSOLONEWS.COM – Polres Sukoharjo mengerahkan satu unit truk Sabhara dan kendaraan D-Max milik Satlantas untuk membantu pengendara yang terjebak banjir di Jalan Solo-Wonogiri, tepatnya di Songgorunggi, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Senin 24 Februari 2025, malam.
Langkah ini diambil setelah terjadi banjir yang menggenangi sejumlah titik jalan, menyulitkan kendaraan untuk melintas.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, mengungkapkan pihaknya bekerja sama dengan relawan dan masyarakat untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas serta membantu proses evakuasi bagi warga yang kesulitan melintasi genangan air.
“Dalam rangka menindaklanjuti terjadinya bencana alam (banjir), anggota Polres Sukoharjo berkolaborasi dengan relawan dan masyarakat untuk melaksanakan pengaturan, pengamanan arus, serta melakukan pertolongan kepada warga yang melewati jalur banjir. Pengendara motor dievakuasi menggunakan truk Dalmas guna melewati jalan yang tergenang air,” jelas AKBP Anggaito Hadi Prabowo.
Banjir yang terjadi sejak sore hingga malam hari ini menyebabkan beberapa titik di Jalan Solo-Wonogiri, khususnya di Songgorunggi, terendam dengan ketinggian air mencapai setengah meter. Banyak pengendara yang memaksa melintasi jalan tersebut akhirnya terjebak, bahkan sejumlah kendaraan mogok.
Melihat situasi yang semakin parah, petugas kepolisian pun terpaksa mengalihkan arus lalu lintas. Dengan bantuan relawan, kendaraan roda dua dan mobil kecil diarahkan menuju jalur alternatif.
Pengalihan ini dilakukan di beberapa titik, seperti di depan Kecamatan Nguter untuk kendaraan yang datang dari arah selatan, serta di SPBU Kepuh dan SPBU Begajah untuk kendaraan yang datang dari arah utara.
Untuk menghindari kemacetan, petugas menyiapkan jalur alternatif yang melewati Kelurahan Mandan dan Desa Tanjung, yang dapat tembus ke depan Kantor Kecamatan Nguter. Langkah tersebut diambil agar arus lalu lintas tetap berjalan lancar meski jalan utama masih tergenang banjir.
Polres Sukoharjo berharap dengan adanya pengaturan arus lalu lintas dan bantuan evakuasi ini, warga yang terjebak dapat segera memperoleh pertolongan dan jalan utama dapat segera kembali dibuka setelah genangan air surut. (KS01)