Jumat, 12 Juni 2026

Tegakkan Etika, PT Timah Tbk Pecat Dwi Citra Weni setelah Unggahan Konten BPJS

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 7 Februari 2025 | 10:43 WIB
Tegakkan Etika, PT Timah Tbk Pecat Dwi Citra Weni setelah Unggahan Konten BPJS. (KlikSoloNews/dok Twitter)
Tegakkan Etika, PT Timah Tbk Pecat Dwi Citra Weni setelah Unggahan Konten BPJS. (KlikSoloNews/dok Twitter)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COMPT Timah Tbk, salah satu perusahaan terbesar di sektor pertambangan Indonesia, baru-baru ini membuat keputusan besar dengan memutuskan hubungan kerja (PHK) terhadap salah satu karyawannya, Dwi Citra Weni (DCW).

Keputusan ini muncul setelah perusahaan melakukan pemeriksaan terkait unggahan media sosial yang dilakukan oleh Weni, yang sempat mengundang perhatian publik.

Dalam unggahannya, Dwi Citra Weni menulis komentar yang diduga menyindir karyawan honorer yang menggunakan BPJS Kesehatan, sebuah langkah yang dianggap tidak sesuai dengan norma profesional dan etika perusahaan. Unggahan tersebut memicu reaksi negatif dari masyarakat dan internal perusahaan.

Keputusan PHK ini diumumkan oleh Kepala Bidang Komunikasi PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, pada Kamis, 6 Februari 2025.

Anggi menegaskan langkah ini adalah bentuk komitmen perusahaan untuk menegakkan etika dan aturan yang berlaku, sekaligus menunjukkan ketegasan dalam menangani masalah yang berkaitan dengan perilaku karyawan di media sosial.

Menegakkan Aturan dan Etika Perusahaan

Anggi menjelaskan PT Timah Tbk tidak akan mentolerir perilaku yang dapat merusak citra perusahaan atau mengganggu keharmonisan di lingkungan kerja.

“Keputusan PHK ini diambil setelah kami melakukan pemeriksaan mendalam terkait unggahan tersebut. Kami ingin memastikan bahwa setiap karyawan PT Timah Tbk mematuhi etika dan aturan yang sudah ditetapkan,” ungkap Anggi.

Anggi juga mengingatkan seluruh pegawai PT Timah Tbk untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengimbau agar semua karyawan lebih berhati-hati dalam berkomunikasi, baik di dunia maya maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin menekankan etika dalam berkomunikasi harus dijaga, baik di ruang kerja maupun di platform digital. Etika perusahaan harus selalu dijunjung tinggi,” tambahnya.

Keputusan ini juga mencerminkan ketegasan PT Timah Tbk dalam menjaga kualitas komunikasi di ruang publik, terutama yang berkaitan dengan perilaku karyawan di media sosial.

Seiring berkembangnya teknologi dan sosial media, penting bagi perusahaan untuk mengingatkan karyawannya agar lebih berhati-hati dan sadar terhadap dampak yang ditimbulkan dari unggahan atau komentar yang disebarkan di dunia maya.

Anggi juga menyoroti betapa pentingnya sikap saling menghormati dan menjaga keharmonisan dalam hubungan kerja. PT Timah Tbk menekankan bahwa budaya perusahaan yang menghargai integritas, kedewasaan, dan profesionalisme tetap harus dijaga oleh seluruh karyawan.

“Kami sangat menyesalkan peristiwa ini dan kegaduhan yang timbul akibatnya. Kami berharap masyarakat dan pihak terkait lainnya tidak berspekulasi lebih jauh mengenai insiden ini, karena kami sudah menindaklanjutinya dengan serius,” tutup Anggi.

Dengan keputusan tegas ini, PT Timah Tbk ingin mengirimkan pesan kuat kepada karyawan dan masyarakat mengenai pentingnya integritas dalam berkomunikasi, baik di dunia nyata maupun digital.

Perusahaan berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan lebih bijak dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X