Sabtu, 13 Juni 2026

Silatnas Gema Desa: Momentum Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa dan UMKM Berdaya Saing

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 31 Januari 2025 | 22:48 WIB
Silatnas Gema Desa: Momentum Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa dan UMKM Berdaya Saing. (KlikSoloNews/Adhirajasa)
Silatnas Gema Desa: Momentum Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa dan UMKM Berdaya Saing. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM  – Acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Perayaan Hari Jadi Ke-17 Gema Desa (Gerakan Membangun Desa) yang digelar di Stadion Manahan Solo pada Jumat-Sabtu (31/1-1/2/2025) menjadi momentum penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa.


Salah satu agenda utama dalam perayaan ini adalah pameran hasil UMKM yang melibatkan perwakilan 66 desa dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ketua Gema Desa, Sobari, menyampaikan upaya meningkatkan daya saing UMKM desa menjadi fokus utama dari penyelenggaraan acara ini.

"Kami ingin mendorong UMKM desa agar lebih berkembang, tidak hanya dari segi produksi tetapi juga dalam pemasaran dan distribusi. Jika ekosistem UMKM bisa diperkuat, maka ini bisa menjadi langkah nyata dalam mengurangi angka kemiskinan di desa," ujarnya usai seremoni pembukaan stand UMKM di kawasan parkir Stadion Manahan, Jumat 31 Januari 2025.

Namun, di balik semangat peningkatan ekonomi desa, terdapat tantangan yang harus dihadapi oleh para pelaku UMKM.

Salah satunya adalah keterbatasan akses terhadap bahan baku yang harganya sering berfluktuasi, serta jalur distribusi yang masih terbatas. Oleh karena itu, Sobari menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak pada pengembangan UMKM desa.

Ketua Panitia Hari Jadi Ke-17 Gema Desa, Waryoto, turut menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Menurutnya, pertemuan ini harus menjadi titik balik dalam penguatan kebijakan yang lebih konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

-
Silatnas Gema Desa: Momentum Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa dan UMKM Berdaya Saing. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

"Kami berharap para pemangku kepentingan yang hadir dapat mendengarkan langsung aspirasi masyarakat desa. Kami ingin UMKM desa mendapat dukungan lebih besar dalam bentuk kebijakan yang memastikan harga bahan baku stabil, pemasaran lebih luas, serta akses terhadap pelatihan dan modal yang lebih baik," jelasnya.

Selain aspek ekonomi, acara ini juga menjadi wadah bagi mantan kepala desa dari 23 provinsi untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait pembangunan desa.

Diharapkan dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, desa-desa di Indonesia bisa lebih mandiri dan berdaya saing.

Silatnas Gema Desa ini bukan hanya perayaan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun desa yang lebih mandiri dan sejahtera.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan kolaborasi dengan berbagai pihak, UMKM desa diharapkan bisa naik kelas dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional. (KS01)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X