SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), angkat bicara mengenai kabar yang beredar tentang dirinya akan bergabung ke Partai Golkar, melalui jalur ormas sayap partai tersebut.
Dikonfirmasi di kediamannya pada Rabu 15 Januari 2025, Jokowi dengan tegas membantah isu tersebut dan menegaskan bahwa hal tersebut hanya rumor belaka.
“Isu, isu itu. Nggak, nggak ada (komunikasi masuk Partai Golkar). Seperti biasa (diisukan masuk Partai Golkar),” ujarnya, merespons kabar yang beredar.
Jokowi juga menyebutkan bahwa dirinya sudah terbiasa menjadi sasaran berbagai spekulasi terkait politik, termasuk rumor-rumor tentang keterlibatannya dengan partai politik tertentu.
Ketika ditanya lebih lanjut apakah ia telah memutuskan akan bergabung dengan partai politik manapun, mantan Wali Kota Surakarta ini dengan tegas menjawab, “Tidak ada (rencana masuk parpol), udah, udah.”
Pernyataan ini semakin menguatkan komitmennya untuk tetap berada di luar partai politik meskipun banyak isu yang mengaitkannya dengan sejumlah partai besar di Indonesia.
Sebelumnya, isu mengenai kemungkinan Jokowi bergabung dengan Partai Golkar kembali mencuat setelah kabar yang menyebutkan bahwa ia akan masuk lewat jalur ormas pendiri Golkar, yang dikenal dengan sebutan Trikarya.
Golkar sendiri memiliki tiga organisasi masyarakat (ormas) pendiri yang berperan penting dalam perjalanan partai tersebut, yaitu Kosgoro 1957, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI).
Namun, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, memilih untuk menjawab secara diplomatis ketika ditanya mengenai isu tersebut.
Dia tidak memberikan konfirmasi atau penolakan langsung mengenai kemungkinan Jokowi bergabung dengan Golkar, melainkan lebih memilih untuk membiarkan isu tersebut berkembang di ruang publik. (ks01)