Jumat, 12 Juni 2026

Perayaan Imlek 2025 Kota Solo, dari Ribuan Lampion hingga Pesta Kembang Api di Balaikota Surakarta

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 14 Januari 2025 | 15:27 WIB
Perayaan Imlek 2025 Kota Solo, dari Ribuan Lampion hingga Pesta Kembang Api di Balaikota Surakarta. (KlikSoloNews/Adhirajasa)
Perayaan Imlek 2025 Kota Solo, dari Ribuan Lampion hingga Pesta Kembang Api di Balaikota Surakarta. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Perayaan Imlek tahun ini di Kota Solo membawa pesan mendalam tentang kebhinekaan dan toleransi.

Ketua Panitia Bersama Imlek 2576/2025, Sumartono Hadinoto, menyampaikan bahwa tema Imlek dan Kebhinekaan dipilih untuk menegaskan pentingnya saling menghargai di tengah keragaman budaya dan agama.

“Kami ingin menampilkan bagaimana kebhinekaan di Kota Solo bisa menjadi contoh nyata toleransi. Dari perayaan Natal hingga berbagai acara keagamaan lainnya, masyarakat Solo telah menunjukkan bagaimana hidup berdampingan dan saling mendukung,” ungkap Sumartono dalam jumpa pers di Kantor PMS, Selasa 14 Januari 2025.

Ia menambahkan dengan merayakan hari raya berbagai agama, masyarakat memiliki kesempatan untuk belajar dan menikmati keragaman.

“Kadang, sesuatu yang awalnya asing atau bahkan menjadi perbedaan justru bisa membawa kita lebih dekat jika kita saling memahami,” ujarnya.

Sumartono juga memberikan semangat kepada para panitia yang telah bekerja keras untuk menyukseskan perayaan Imlek kali ini. Ia berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memiliki manfaat yang dirasakan masyarakat secara langsung.

“Tidak penting perayaan ini menduduki ‘peringkat’ atau menjadi yang terbaik, yang lebih penting adalah bagaimana manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Solo Kota Toleransi

Menurut Sumartono, toleransi yang terjaga dengan baik di Solo mencerminkan karakter khas masyarakatnya.

“Jadi wong Solo itu saling menghargai, saling mendukung. Bersama-sama kita menjaga dan membangun Solo ke arah yang lebih baik, tanpa melupakan akar budaya dan keberagaman yang ada,” kata dia.

-
Panitia Perayaan Bersama Imlek Solo 2025 saat jumpa pers di Kantor PMS, Selasa 14 Januari 2025. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

Idayanti Santoso, Sekretaris Panitia Bersama Imlek 2576/2025, menambahkan, perayaan Imlek 2025 juga diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata di Solo.

Berbagai kegiatan, mulai dari dekorasi kota dengan lampion hingga kirab barongsai keliling, pemasangan 12 lampion shio, 17 lampion dewa dewi, lampion Buddha tertawa, menciptakan suasana yang meriah dan menarik minat wisatawan di sekitar kawasan Pasar Gedhe dan Jenderal Sudirman atau Jensud.

Hal ini sejalan dengan visi untuk menjadikan Solo sebagai kota budaya yang menghargai toleransi dan kebhinekaan.

“Imlek bukan hanya perayaan komunitas Tionghoa, tetapi juga milik seluruh masyarakat Solo. Semua bisa ikut merasakan kebahagiaan dan belajar dari nilai-nilai yang dibawa,” tambah Idayanti.

Selain itu, perayaan Imlek 2025 Kota Solo juga dimeriahkan pesta kembang api pada malam Tahun Baru Imlek 2576/2025 tanggal 28 Januari 2025 di Balaikota Surakarta.

“Kami juga menggelar Imlek Fun Run sebagai rangkaian perayaan Imlek Kota Solo pada 2 Februari. Rencananya panitia menggandeng 30 komunitas lari di Solo dan rute yang ditempuh 5 kilometer,” pungkas Idayanti.

Dengan semangat kebhinekaan, Kota Solo sekali membuktikan bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk maju bersama dan saling menghormati serta toleransi antarumat beragama. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X